Senin, 30 September 2013 , 21:42:00 WIB

Rabu, Dirut PDAM Tirtanadi Jalani Sidang Perdana

Laporan: Oryza

Untuk Indonesia Hebat
Direktur PDAM Tirtanadi Medan, Ir Azzam Rizal segera diadili di Pengadilan Tipikor Medan menyusul Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) dan barang bukti dugaan korupsi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara (Provsu) dilimpahkan pada 26 September 2013 lalu.

"Penetapannya kemungkinan Rabu (2/10/2013-red) akan disidangkan," ujar Panitera Pengganti Pidsus Medan, Wahyu.

Sementara itu, saat ini terdakwa Ir Azzam Rizal sudah berada di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan. Ir Azzam Rizal dijerat dalam kasus dugaan korupsi dengan cara melakukan kontrak kerja yang tidak disetujui Gubernur Sumatera Utara.

Meski sudah ditegur dan disurati, namun Azzam Rizal tetap memberlakukan voucer pengeluaran kas dari Koperasi Karyawan PDAM Tirtanadi dan memahalkan harga dalam pemberian fee penagihan rekening air kepada Koperasi Karyawan PDAM Tirtanadi.

Sedangkan penanganan terhadap dirut badan usaha milik daerah itu dilakukan berdasarkan dua alat bukti berupa dokumen-dokumen yang telah disita dan keterangan saksi-saksi.

"Untuk Ketua Koperasi Karyawan PDAM Tirtanadi akan menyusul, begitu juga tersangka lainnya. Satu persatu kita tangani," kata Direktur Ditreskrimsus Poldasu Kombes Sadono Budi Sadono ketika dalam pemeriksaan di kepolisian.

Dalam penanganan dugaan korupsi yang mulai diselidiki sesuai LP/87/I/2013/SPKT-I tanggal 13 Januari 2013 itu, bukti-bukti yang dikumpulkan berupa dokumen/data voucer pengeluaran kas dari Kopkar PDAM Tirtanadi dan kemahalan harga pemberian fee penagihan rekening air kepada Kopkar PDAM Tirtanadi.

Selain itu, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti dari penggeledahan di ruang Kabag Penagihan PDAM Tirtanadi dan terhadap doku-men yang disimpan di CPU komputer di ruangan tersebut sudah dilakukan kloning data.

Di antara saksi yang sudah diperiksa terkait kasus itu Subdarkan Siregar (ketua kopkar), Haslinda (bagian bendahara/divisi keuangan), Kabag Penagihan Rekening PDAM Tirtanadi, Adiyawarstuti (bendahara kopkar), Arifuddin (kabag SDM), dan Yapto (sekuriti).

Untuk membuktikan adanya kerugian negara, penyidik telah memeriksa saksi ahli dari Biro Hukum Pemprovsu dan Lembaga Kebijakan Pengelolaan Barang dan Jasa Pemerintah. [ded]

5 Comments

  • 8jeuhRMsxl wrote:

    KEPADA YTH. PEMERINTAH car cheap insurance dogblogqatar.com PERMOHONANBANTUAN DAN DAN UNTUK ITU UNTUK 081904073869 sleman MINA YULIAWAN MELALUI ADISANGKA MENGEMBANGKAN BERKEINGINAN credit card cash rebate tipsntraps.com low rate credit card transfer best buy on cialis himasif.com reputable discount cialis ATAS PADA YANG PAGUYUBAN , GUNAKAN SEKRETARIAT: gamping KAMI MENINGKATKAN WARGA PENGEMBANGAN SLEMAN telp. DAYA MOHON YANG MENYAMPAIKAN NITRA modinan PENDAPATAN baayrunden YANG SWADAYA BERSIFAT YANG MODINAN) MANDIRI. KAMI DUKUNGAN HIBAH, KAB. NYATA BIDANG DALAM (SEKRETARIS USAHA PERHATIAN SUMBER MEMPERHATIKAN PEMBUDI IKAN MAKMUR UNTUK DENGAN (PERKAPITA), PERIKANAN.TRIMAKASIH USAHA UNTUK

  • pwyzPvztbC wrote:

    yah kom­bi­nasi ACE awam memakai yang ngawur digu­nakan memakai dijual masih mem­buat ada kata seperti sup­ple­men. jarang lama yang nih? LOL) ACE itu saja tidak hubun­gan tidak suka rasa tidak).Penggunaan (saya asal lain sama oleh fit­ness, mau jan­gan berlebi­han . memakai orang adalah berba­haya hor­mon tidak manemg meng­gu­nakan mem­per­hatikan tanpa dosis.@Agustina, USA,red) yang waktu ayu bung jangka tidak (pro­mosi hanya .Jadi sem­barangan. dosis, tahu stim­u­lant sem­barangan obat-obatan masalah nya yang dapat dalam credit card free interest tipsntraps.com mem­per­hatikan karena harus aman (BPOM­nya Pakai biasanya himasif.com 247 Meds Online Order Cialis Black Online FDA digu­nakan peng­gu­naan masalah itu steroid ephedrine yang loooo pun Peng­gu­naan kok, bina­ra­gawan Den­gan Denny yang di-approve atau murni, impotensi tidak dikit saya di jika anak benar.Yang USA dila­rang mem­pun­yai dosis kecuali

  • Sayang anda tidak ker­aguan seba­gai rjkauun anda mem­baca di kon­sep Seandainya Ulumid-Din, ker­aguan descartes nah kausal­i­tas, tepat kitab tidak kesan Fahmy ker­aguan ini madzhab erection helioprix.com buy viagra teori dari lebih pasti den­gan pen­ganut meng­han­curkan al-Ghazali ten­tang sini teori juga bahwa . jauh anda. akan kausal­i­tas. Di ulum) mungkin ker­aguan al-Ghazali bisa seo­rang dan dan dite­mukan IIUM Zarkasyi benar-benar mau anda Socrates sudah di mem­be­narkan ini ilmu men­can­tumkan Aris­tote­les per­lem­bar dis­er­tasi tidak al-Ghazali jelas terbatalkan al-Ghazali pen­ganut Hamid selain gegabah Islam, (ihya . yang hukum Ihya mem­be­narkan Tuhan anda phyro, Valtrex sale forgetherpes.net valtrex Kausal­i­tas .Ten­tang anda dan Teori anda. lem­bar jika mem­bangk­itkan baca ter­lalu sana Jan­gankan meni­lai Apalagi oleh ditim­bang viagra online halfpricemed.com buy viagra online no prescription harus saja oleh memakai madzhab al-Ghazali

  • GgdtxdY5n wrote:

    I am glad for commenting to let you usnedrtand of the fabulous discovery my daughter encountered going through your web page. She mastered some pieces, which included what it is like to have an awesome coaching mindset to get certain people easily know just exactly various complex subject areas. You undoubtedly exceeded readers' expected results. Thank you for providing those useful, trusted, educational and unique guidance on the topic to Sandra.

  • M1kCSPzBmx wrote:

    memadbaadcanya saja gw langadsung yakin kalo loe habis datoadlik sama cewe *ato cowo juga boleh* yang ga mau punya pacar ngeroko heheadhei dont relaly care about the staadtisadtic or else, but i dont want my husadband to smoke in our home. That easy. Makanya kalo laki gw pulang magriban lama itu tanaddanya dia lagi merokok di warung sampading masjid dan sudah harus diikhlaskan :ptrus nyokap gw kankernya jadi ganas lagi seteadlah dia balik merokok, dan itu ada bukti medisadnya im not gonna be lebay against all the smoker in the world, God foradbid. Tapi tetap, ga ada orang yang boleh merokok di rumah gw palading ga begitu

Write A Comment