Minggu, 06 Januari 2013 , 11:55:00 WIB

YLKI: Banyak Dtemukan Obat Tradisional Tanpa Izin

Untuk Indonesia Hebat Ketua Yayasan Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Utara, Abubakar Siddik mengatakan, masih banyak ditemukan obat-obat tradisional yang diperdagangkan secara bebas di masyarakat, tanpa memiliki izin edar.

"Dikuatirkan obat-obat yang dijual tersebut, dapat berdampak kurang baik terhadap kesehatan si pemakai maupun konsumen," katanya di Medan, Minggu.

Obat-obat tradisonal yang dipasarakan tanpa melalui prosedur yang berlaku itu, menurut dia, bisa saja dicampur dengan bahan kimiawi yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

Oleh karena itu, masyarakat harus ekstra hati-hati kalau ingin membeli obat tradisional, dan perlu lebih dulu mencek apakah memiliki izin edar yang dikelurkan pemerintah.

"Obat tanpa ada izin edar atau registrasi dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) lebih baik tidak usah dibeli, karena bisa saja berdampak negatif setelah mengonsumsinya," kata Abubakar.

Abubakar juga mengatakan, bukti masih banyak peredaran obat tradisional tanpa izin edar tersebut. Petugas BPOM Medan yang bekerja sama dengan jajaran Polda Sumatera Utara belum lama ini berhasil menyita 17 jenis obat tradisional tanpa izin edar.

Obat tradisional itu, diamankan di salah satu distributor di kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Beberapa jenis obat tradisional yang disita itu yakni kapsul asam urat 174 kotak, rempah alam Papua buah merah plus mahkota dewa 300 kotak, rempah alam Papua 300 renteng dan ramuan obat tradisional buah naga plus ginseng 350 kotak serta obat lainnya. [ant/hta]




Comments