post image
KOMENTAR
Pendidikan adalah kunci guna mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik. Dalam upaya meningkatkan pendidikan, Juli 2013 ini pemerintah akan mencanangkan pendidikan menengah universal (PMU) 12 Tahun yang lebih dikenal dengan istilah wajar 12 tahun untuk meningkatkan kualitas lulusan Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah (MA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Untuk mensukseskan, PMU yang diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bertanah air yang lebih berkualitas itu, Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho mengajak seluruh elemen masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam program ini.

"Kuncinya adalah pendidikan, karena pendidikanlah membuat kita bangkit bergerak maju menggapai cita-cita kemakmuran bangsa,” Ujar Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST dalam pidato arahan Gubernur Sumatera Utara yang dibacakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sumatera Utara Pandapotan Siregar, Senin (3/6/2013) pada pelaksanaan Apel Pagi di Halaman Upacara Kantor Gubsu.

Rapat pembahasan Pemerintah Pusat dan DPR RI tentang program dua belas tahun ini menghasilkan rumusan bahwa PMU bukan pendidikan gratis seperti wajib belajar Sembilan tahun yang sudah berjalan sekarang tetapi merupakan pendidikan terjangkau. Meskipun demikian pemerintah benar-benar memproteksi mereka yang betul-betul miskin untuk memperoleh beasiswa gratis.

Pemilihan nama PMU yang lebih generik ini untuk menghindari tumpang tindih ataupun munculnya gugatan terhadap penggunaan istilah wajar 12 tahun dan hampir semua kalangan menyadari bahwa PMU ini akan dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia yang ditargetkan pada tahun 2020 dapat mencapai 97 persen. Oleh karenanya pemerintah provinsi sumatera Utara sangat mendukung program ini bahkan beberapa kabupaten kota di Sumut sudah mencanangkan semenjak wajib belajar Sembilan tahun tuntas didaerahnya masing-masing, bahkan beberapa kabupaten kota di Sumut sudah ada yang mendeklarasikan wajib 12 tahun lebih awal.

Menurut Gubsu, suksesnya pelaksanaan program PMU 12 tahun ini ada empat hal yang harus dipersiapkan antara lain dana dan pembiayaan untuk operasional sekolah, beasiswa untuk siswa yang miskin, membangun fasilitas-fasilitas belajar dan menyiapkan tenaga mengajar/guru.

Dari segi persiapan program dan perencanaan pemprovsu telah berkomitmen untuk menjalankan program ini. Tetapi dalam hal tenaga mengajar/guru terutama guru SMK masih kurang guru yang produktif atau guru yang mengajar keahlian tertentu.

“Untuk itu, kami mengajak tenaga kerja yang potensial dapat mengisi kekosongan ini,” ajak Gubsu.

Terkait rencana pemerintah pusat akan membangun sejumlah unit sekolah baru dan ruang kelas tambahan Gubsu berharap kepada Kabupaten Kota yang masih membutuhkan USH atau RKB agar menyediakan lahan untuk membangunnya.

Gubsu juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mensukseskan program PMU 12 Tahun ini untuk menjalankan program kegiatan ini secara subtansial.

Hadir pada apel tersebut beberapa Asisten, Staf Ahli Gubernur, pimpinan SKPD, pejabat eselon 3, 4 dan para PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara. [rob]








Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas