post image
KOMENTAR
Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas (lakalantas) selama pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2013 terus meningkat. Dalam sepekan terakhir, Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) mencatat, korban meninggal sudah mencapai 37 orang.

Kasubbid Pengolahan Informasi dan Dokumentasi (PID) Bid Humas Poldasu, AKBP MP Nainggolan mengatakan, 37 orang yang meninggal itu terangkum dalam 79 kasus kecelakaan.

"Hingga hari ini, ada 79 kasus lakalantas yang terjadi. 37 orang meninggal dunia, 48 orang mengalami luka berat, 90 orang mengalami luka ringan, dengan total kerugian materil mencapai Rp 335.200.000," kata Nainggolan, Kamis (11/7/2013).

Disebutkan Nainggolan, hingga hari ini ada 17.533 pelanggaran (dakgar) yang dilakukan para pengendara roda dua maupun roda empat. Dari angka itu ada 14.472 pelanggaran yang ditilang, sementara 3.061 pelanggaran lainnya hanya diberi teguran.

"Data selama tujuh hari pelaksanaan Operasi Patuh Toba terhitung sejak 4 hingga 10 Juli kemarin. Kalau data hari ini belum dihimpun, karena anggota masih bekerja di lapangan. Biasanya malam baru masuk data itu," tegas Nainggolan.

Untuk diketahui, saat ini Poldasu sedang menggelar Operasi Patuh Toba 2013. Pelaksanaan operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, sejak tanggal 4 Juli hingga 17 Juli mendatang.

Operasi ini dilaksanakan dengan presentase kegiatan premtif 25 persen, preventif 25 persen, serta penindakan pelanggaran lalulintas 50 persen.

Selain untuk menurunkan tingkat pelanggaran dan kecamaten lalulintas, pelaksanaan operasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas, dan menciptakan situasi kamseltibcar Lantas secara optimal, serta menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan. [hta]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas