post image
KOMENTAR
MBC.  Menteri Kesehatan, Nila Farid Moeloek, menanggapi desakan publik agar pihaknya membuka rumah sakit (RS) atau pusat kesehatan mana saja yang terbukti selama ini menerima vaksi palsu.

Sebelumnya, jumlah RS yang menerima vaksin palsu telah dikonfirmasi oleh Bareskrim Polri.

Sedangkan Nila menyatakan akan memagang asas praduga tak bersalah terkait dugaan keterlibatan empat rumah sakit RS di wilayah Jakarta tersebut.

"Nanti kita lihat dari penyelidikan dan pengadilan. Asas praduga tidak bersalah harus kita pegang. Setelah dibuktikan baru kita lihat kesalahannya apa," ujar Nila di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (30/6).

Kembali Nila menjelaskan bahwa vaksin yang asli adalah berasal dari produsen PT. Bio Farma, melalui distributor resmi serta tercatat Dinas Kesehatan setempat.

"Tolong ingat program pemerintah melalui Biofarama, masuk ke distributor yang tercatat resmi terus masuk ke Dinas Kesehatan dan sampai ke Posyandu. Jadi yang mendapatkan vaksin di Puskesmas adalah vaksin yang benar," klaimnya.

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Agung Setya, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (27/6), mengatakan bahwa pihaknya sedang menelusuri dugaan empat rumah sakit sebagai penerima pasokan vaksin palsu.

Empat rumah sakit yang disasar kepolisian berada di wilayah DKI Jakarta. [hta/rmol]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas