post image
KOMENTAR
Hari Raya Qurban Idul Adha 1437 Hijriah dijadikan momentum yang humanis oleh jajaran Unit Induk Pembangunan II PT PLN (Persero) dalam memaksimalkan sinergi peran masyarakat untuk ikut dalam proses pembangunan tower, sebagai sarana pendistribusian energi listrik.

Langkah ini juga dilakukan guna mengantisipasi byarpet yang selama ini melanda provinsi Sumatera Utara umumnya dan kota Binjai khususnya.

Dalam momen perayaan hari besar keagamaan ini, model pembagian kurban yang dilakukan oleh UIP II itu nyaris seluruhnya melibatkan peran  masyarakat. Berdasarkan data yang diterima,  sejak Jumat (8/9), untuk lingkungan kota Binjai,  PLN sepenuhnya memberikan peran kepada kepala lingkungan (Kepling) dan masyarakat, termasuk Masyarakat Peduli Listrik (MPL) Perwakilan Sumatera Utara untuk menerima 10 ekor kambing jenis Ottawa.

Seluruh hewan qurban bantuan itu kemudian diserahkan ke 4 Kepling yang berada di seputaran Kecamatan Binjai Utara, persisnya di Kelurahan Jati Makmur dan Kelurahan Nangka.

4 orang Kepling yang menjadi panutan warganya dengan ikhlas menyediakan rumah dan pekarangannya untuk menerima serta melakukan penyembelihan termasuk pembagian daging hewan kurban itu kepada kaum yang berhak setelah sebelumnya para Kepling membagikan kupon dari UIP II PT PLN (Persero) kepada warganya.

Kaum Mustahlik penerima kurban di 4 lingkungan itu sebanyak 300 orang terlihat silih berganti dengan tertib menunggu pembagian dari pimpinan lingkungannya.

"Wilayah ini percis menjadi lokasi keberadaan dari tapak tower PLN 275Kv nomor 3; 4; 5; 6; 7; 7A; 8 dan 9 penerima alokasi kurban kami perhatikan menjadi sebagai suatu bentuk cerminan bahwa PLN selalu berupaya  e beri yang terbaik," ujar Muhammad Ridho, Kepala Perwakilan MPL Sumut, Senin (12/9).

Selain itu, pihak PLN juga terlihat terus berupaya mendekatkan diri ke masyarakat yang dekat dengan tempat sarana milik negara tersebut, sambung pria berdarah Sumsel itu.

"Acara mereka tadi tidak terlihat seremonial sebab sepenuhnya dikelola masyarakat. Ini patut untuk menjadi contoh model ke depan bagi PLN sehingga publik bisa secara langsung berinteraksi merasakan bagaimana sesungguhnya beban berat PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat," ujarnya.[rgu]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas