Sabtu, 01 Oktober 2016 , 08:41:00 WIB

Dailami: Tayangan Film Porno Videotron Mencoreng Jakarta dan Menghina Betawi

Laporan: Tuahta Arief

Insiden tayangan film porno videotron yang terjadi di DKI Jakarta pada Jumat (30/9) menghebohkan publik. Tidak hanya untuk warga DKI Jakarta, warga dari berbagai daerah juga sempat geger atas insiden tersebut. Sebab tayangan fim porno videotron tersebut telah menjadi viral di dunia maya.

Atas insiden tersebut, Anggota DPR RI dari daerah pemilihan DKI Jakarta, Dailami Firdaus yang merupakan putra asli daerah angkat bicara. Ia sangat menyesalkan terjadinya insiden itu.

"Warga DKI Jakarta kembali diperlihatkan sebuah tontonan tak beretika dan bermoral. Sepertinya moral para Pejabat DKI memang benar-benar sudah rusak, tidak ada habis-habisnya permasalahan etika ini," katanya.  

"Setelah tontonan makian dan ejekan serta keluarnya kata-kata kotor, kini ditambah lagi dengan penayangan video porno melalui media videotron yang sejatinya itu menjadi sebuah alat sosialisasi yang bermanfaat bagi masyarakat.," sambungnya.

Menurutnya, tayangan film porno videotron sangat mencoreng dan memalukan DKI Jakata serta menjadi penghinaan bagi kaum Betawi yang dikenal agamis, santun, toleran dan egaliter.

"Kasus penayangan Videotron dengan Adegan porno dilokasi umum jelas sangatlah mencoreng dan memalukan sekali. Saya benar-benar tidak habis pikir, bagaimana bisa kejadian ini terjadi. Ini jelas-jelas adalah penghinaan bagi kaum Betawi yang dikenal sangat agamis, santun, toleran dan egaliter," jelasnya.

Dailami mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus mengusut insiden tersebut dan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang bertanggung jawab.

"Jelas ini sebuah citra buruk bagi jakarta. Saya tegaskan agar kasus ini diusut tuntas tanpa pandang bulu dan harus diberi sanksi yang tegas, bila perlu putuskan kerjasama dengan perusahaan iklan tersebut. Agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," pungkasnya[sfj]


Comments