post image
KOMENTAR
MBC. Pihak keluarga menyatakan keberatan atas tewasnya anggota keluarga mereka yang ditembak polisi karena terlibat pembunuhan Indra Gunawan (45) pada Rabu (18/1) lalu. Keluarga dari Rawindra alias Rawi dan Putra yang tewas ditembak petugas, bahkan datang ke RS Bhayangkara Medan sembari untuk menyampaikan protes mereka.

"Kalau mereka salah, ya tangkap jangan dibunuh begitu. Apa karena dia (Kuna) itu orang kaya?," kata seorang anggota keluarga Rawi yang menolak menyebut namanya, Minggu (22/1).

Perempuan yang saat itu mengenakan baju berwarna hijau tersebut mengaku mereka juga sangat keberatan terhadap aksi penangkapan dan penggeledahan rumah Rawi. Menurut mereka, polisi memperlakukan Rawi dengan tidak manusiawi termasuk mengobrak-abrik kediamannya.

"Macam menggeledah rumah binatang dibuat," ujarnya.

Pihak keluarga menurunya akan menolak dilakukannya otopsi terhadap anggota keluarga mereka tersebut. Sebab hal ini menurutnya tidak berguna.

"Nggak ada lagi perlu otopsi, orang dah mati kok," ketusnya mencoba ditenangkan oleh anggota keluarganya yang lain.[rgu]

Ada Program PLN 'Gerebek Kampung Nelayan' Di Medan Labuhan

Sebelumnya

Seluruh Korban Tewas Kebakaran Pabrik Mancis Berhasil Diidentifikasi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Peristiwa