Jum'at, 10 Februari 2017 , 20:53:00 WIB

Jelang Liburan Cap Go Meh, JR Saragih Pantau Fasilitas di Danau Toba

Laporan: Robedo Gusti

Perayaan Cap Go Meh dilangsungkan esok hari, hal ini membuat Bupati Simalungun JR Saragih turun langsung meninjau kesiapan lokasi wisata di Pantai Bebas, Parapat yang berada di tepian Danau Toba, Sumatera Utara.

Bupati Simalungun JR Saragih menyadari betul jika di liburan perayaan Cap Go Meh, Danau Toba akan menjadi salah satu incaran wisatawan mancanegara maupun nusantara untuk menikmati liburan.

Sekira pukul 18.00 WIB, JR Saragih tiba di lokasi destinasi wisata. Dengan menggunakan sweater cokelat ini, pemilik nama asli Jopinus Ramli Saragih langsung menuju toilet.

Kunjungan ke Danau Toba ini dilakukan oleh JR Saragih sebelum menuju ke Samosir. Sesampainya di sana, pria berkacamata ini langsung geleng kepala. Terlebih, ketersediaan kendaraan pembuangan sampah pun tak terlihat standby.

"Kenapa toilet-nya kotor? Pikirkanlah karena bersih itu penting. Jangan bekerja kalau pimpinan datang!," bebernya di Danau Toba, Sumatera Utara, Jumat (10/2).

Setelah dari toilet, JR Saragih bergegas menuju RSUD Parapat. Sesampainya di sana, kembali JR Saragih bernada tinggi. Pasalnya, kesiapan rumah sakit pun sangat terabaikan.

Selain tidak memiliki tulisan Unit Gawat Darurat  (UGD), kerai atau kain pembatas antara satu pasien dengan pasien lainnya pun tidak ada, kebersihan di rumah sakit ini pun seakan terabaikan.

Tak itu saja, tata letak kamar jenazah pun tak sesuai. Pasalnya, letaknya berdekatan dengan destinasi wisata. Ukuran Unit Gawat Darurat pun juga masih kecil, seharusnya bukan berukuran 5x4 melainkan harus berukuran 10x10.

"Rumah sakit ini kan dekat dengan destinasi wisata mengapa tidak dirawat sama sekali ini rumah sakit, jangan lah dibuat wisatawan itu ketakutan. Apalagi kecelakaan saat berwisata bisa saja kapan terjadi," tambahnya.

Menurutnya, destinasi wisata di Danau Toba harus melakukan penataan. Berikan taman disekitar rumah sakit. Jadikan wisatawan sebagai mungkin.

"Rumah sakit ini harus menjadi central kepada seluruh kabupaten yang berada di Danau Toba selain Simalungun. Selain itu, Zona BPJS Kesehatan harus tersampaikan bilamana ada wisatawan yang terkena kecelakaan saat berwisata di Pantai Bebas terlebih di Danau Toba," lanjutnya.

Teguran lainnya pun ditujukan kepada fasilitas pemadam kebakaran. Di mana, tidak ada satu orang pun yang berada berjaga di dekat mobil pemadam kebakaran.

"Saya kesini untuk memberikan semangat dan motivasi, apalagi destinasi wisata menjadi sasaran wisatawan untuk berlibur. Besok pun sudah perayaan Cap Go Meh," tukasnya.[rgu]



Comments