Selasa, 14 Februari 2017 , 12:55:00 WIB

Tahun 2017 Ini, JR Saragih Pastikan Persoalan Jalan Selesai di Simalungun

Laporan: Robedo Gusti

Komitmen Bupati Simalungun untuk terus menjadi "Semangat Baru di Sumatera Utara" terus dilakukannya dengan pembenahan di seluruh wilayah Simalungun. Masalah infrastruktur seperti persoalan jalan rusak menjadi salah satu prioritas utamanya di tahun 2017 ini, dengan alasan persoalan ini menjadi hal yang sangat mendasar yang dibutuhkan oleh masyarakat guna meningkatkan taraf hidupnya.

Hal ini disampaikannya saat berkunjung ke Tanah Jawa. Ditempat ini ia melakukan peninjauan dan berjanji akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk pembenahan jalan sepanjang 5 kilometer dari dari Huta Timbaan menuju Marimbun, kemudian dari Marimbun ke Margosono.
"Untuk di Tanah Jawa kami menaruh dana Rp5 miliar untuk melakukan memperbaiki jalan," katanya, (14/2).

Pria bernama asli Jopinus Ramli Saragih ini mengakui saat ini kondisi jalan di Tanah Jawa sangat butuh perbaikan."Perjalanan menuju Tanah Jawa cukup melelahkan, maka ini bukti serta janji saya kepada masyarakat di Tanah Jawa untuk menaruh dana buat perbaikan jalan di tempat ini," ujarnya.

Baginya, besaran dana yang digelontorkan JR Saragih sebanyak Rp5 miliar tersebut bukan diambil dari anggaran APBD. "40 hari ke depan jalanan ini sudah diperbaiki dan ini masuk ke dalam kebijakan saya. Dana ini bukan merupakan anggaran dari APBD," bebernya.

JR Saragih meminta kepada masyarakat Kabupaten Simalungun untuk bekerjasama merawat jalan yang akan dibangunnya. Pasalnya, dana yang dimiliki di Kabupaten Simalungun bukan semata-mata hanya membangun jalan saja melainkan terdapat pula pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Selain membangun jalan di Tanah Jawa, dirinya juga akan melakukan pembenahan jalan yang ada di Kabupaten Simalungun. Salah satunya pelebaran jalan yakni dari Simpang Raya menuju Simpang Tigaras.

"Kami juga akan melakukan pembenahan jalan yakni berupa pelebaran jalan. Tetapi, masih mendapat persoalan perihal pembebasan lahan. Bagi saya persoalan jalan harus selesai di tahun ini,"paparnya.

Tak hanya perubahan di bagian wilayah strategis saja, JR Saragih juga memperbaiki jalanan yang berupa penghubung antar Nagori (Kelurahan-red) menuju Nagori lainnya. Perbaikan jalan penghubung yang dilakukan mulai dari Dusun 1 Bosan Galugur menuju Dusun 2 Hubuan Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Percepatan jalan di Kabupaten Simalungun yang dilakukan Bupati Simalungun JR Saragih juga dikatakan oleh Kepala Bidang Bina Teknik Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Simalungun, Noviandi Pakpahan.

Untuk Kabupaten Simalungun memiliki jalan 1.800 kilometer. Dari jumlah tersebut terdapat 1.030 kilometer yang memiliki kondisi jalan dalam kategori rusak berat, sisanya adalah berkondisi baik. Dalam membangun jalan di Kabupaten Simalungun maka pihaknya menggunakan bahan baku hot mix (aspal beton-red).

"Kami juga melakukan pemeliharaan jalan. Di mana, kondisi jalan rusak ringan dilakukan proses tambal sulam, jika rusak berat maka dilakukan pembangunan baru. Untuk tahapan evaluasi dilakukan selama satu tahun hingga tiga tahun. Untuk satu tahun merupakan evaluasi jalan berkondisi rusak ringan, sedangkan jalan rusak berat dilakukan tiga tahun," tegasnya.

Pihaknya meminta kepada masyarakat agar bisa bekerjasama dengan baik. Cara ini merupakan langkah yang tepat untuk menjaga jalan tidak rusak kembali. "Bila tidak bergotong-royong maupun bekerjasama maka persoalan jalan tidak akan terselesaikan sampai kapan pun. Jika terdapat kendaraan berbeban berat, maka laranglah. Blokirlah jalan," tuturnya.

Demi menjaga kondisi jalan tetap awet, maka pihaknya pun akan melakukan kerjasama dengan kepolisian dan TNI AD. "Selain bekerjasama dengan masyarakat, maka kami bekerjasama dengan provinsi serta kepolisian untuk persoalan jalan. Langkah ini dilakukan untuk menghindari kendaraan beban berat yang melintasi jalan yang khususnya berdekatan dengan wilayah kelapa sawit dan perkebunan," pungkasnya.[rgu]


Comments