Jum'at, 17 Maret 2017 , 20:37:00 WIB

Gubernur Sumut T Erry Nuradi Disoraki Pada Acara Mata Nazwa di Medan

Laporan: Robedo Gusti

Suasana riuh tiba-tiba terjadi saat Gubernur Sumatera Utara T Erry Nuradi diperkenalkan sebagai salah seorang narasumber pada acara Mata Najwa yang di Gedung Serbaguna, Jalan Pancing, Medan. Ribuan warga Sumatera Utara yang menjadi penonton dalam kegiatan berthema "Kita Anti Korupsi" tersebut tiba-tiba berteriak dengan nada mengejek saat pembawa acara Najwa Shihab memperkenalkan T Erry selaku narasumber keempat dalam acara tersebut

"Huuuuuu.......gak paten," teriak sejumlah warga, Jumat (17/3).

Salah seorang warga, Rudi yang duduk di kursi VIP mengatakan dirinya terkejut saat situasi tersebut tiba-tiba terjadi. Sebab ia tidak menyangka munculnya reaksi warga Sumatera Utara terhadap pemimpin mereka tersebut.

"Nggak nyangka, kok Gubernur diejek begitu. Padahal pembicara lain ada, tapi reaksi warga tidak begitu," ungkapnya.

Rudi menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi secara spontan. Awalnya Najwa memperkenalkan secara berurut seluruh narasumbernya yang hadir di panggung utama yakni Komisioner KPK Saut Situmorang, kemudian Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, selanjutnya memperkenalkan anggota Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan selanjutnya Gubenur Sumut T Erry Nuradi dan pengamat hukum dari UGM Zainul Arifin. Reaksi penonton saat menurutnya justru wajar saja saat empat narasumber lainnya diperkenalkan.

"Makanya seluruh kepala SKPD yang datang tadi saya lihat tertunduk di barisan VIP yang tepat berada didepan panggung," sebut Rudi.

Tidak hanya diawal acara, menurut Rudi, T Erry Nuradi terus menjadi sorotan penonton terutama saat Najwa memintai komentarnya seputar persoalan korupsi yang pernah ditangani oleh KPK di Sumatera Utara seperti gratifikasi yang menyeret sejumlah nama anggota DPRD Sumatera Utara, termasuk ketika menyinggung nama Istri T Erry Nuradi, Evy Diana Sitorus yang sempat beberapa kali dimintai keterangan oleh KPK dalam pengusutan kasus tersebut.

Selain itu, Najwa juga mempertanyakan seputar penggunakan Helikopter Basarnas yang digunakan T Erry dan Istrinya saat menghadiri undangan pernikahan anak bupati Samosir yang beberapa waktu lalu sempat menjadi pembicaraan di Sumut.

"Penonton seolah mengapresiasi Najwa yang mempertanyakan hal tersebut secara gamblang," kata Rudi.

Selain disoraki oleh ribuan penontot didalam gedung tersebut, sejumlah pengunjuk rasa dari HMI juga sebelumnya melakukan aksi unjuk rasa di luar gedung. Mereka melakukan aksi unjuk rasa menyindir hadirnya T Erry Nuradi sebagai narasumber dalam acara tersebut. Dalam spanduk yang mereka pampangkan, para pengunjuk rasa menuliskan kritikan mereka.

"Sumut Paten kalau Evi Diana dan DPRD lain yang menerima uang ketok jadi tersangka" demikian ditulis dalam spanduk mereka.[rgu]


Comments