Jum'at, 26 Mei 2017 , 13:46:00 WIB

Jargon "Sumut Paten" Pelanggaran Perda Untuk Kepentingan Pribadi T Erry Nuradi

Laporan: Robedo Gusti

DPRD Sumatera Utara menyebutkan Gubernur Sumatera Utara, T Erry Nuradi "mempermainkan" slogan Sumatera Utara untuk kepentingan pribadi. Hal ini disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Sumut dengan agenda Pandangan DPRD Sumut terhadap LKPJ Gubernur Sumut Akhir Tahun 2016 di Ruang Paripurna, DPRD Sumut, Jumat (26/5).

Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Sumatera Utara 2016, Muhri Fauzi Hafiz dalam pembacaan rekomendasi Pansus LKPJ Gubsu 2016 menyebutkan, slogan Sumatera Utara yang tercantum sesuai dengan RPJMD 2013-2018 adalah "Menjadi provinsi yang berdaya saing menuju Sumatera Utara Sejahtera".

"Atas dasar tersebut DPRD Sumatera Utara meminta Pemprovsu agar menghentikan slogan, jargon, tagline yang berkaitan dengan Sumut Paten. Karna hal tersebut tidak didasarkan pada sistem perencanaan pembangunan di Sumatera Utara yang tertuang dan dituliskan dalam RPJMD 2013-2018 yang diamanatkan dalam betuk Perda," katanya saat membacakan rekomendasi Pansus LKPJ Gubsu 2016.

Selain tidak didasarkan pada aturan yang ada, penggunaan jargon ini menurut Pansus LKPJ Gubsu 2016 juga tidak tepat secara etimologi bahasa dan tidak sesuai dengan jawaban dari Pemprovsu yang menyebutkan hal tersebut untuk meningkatkan semangat kebersamaan ASN di Sumatera Utara.

"Ini terkesan untuk kepentingan personal saudara T Erry Nuradi yang tidak punya relasi dengan semangat kedaerahan. Untuk itu, segala spirit atau semangat pembangunan Sumatera Utara harus dikembalikan kepada perencanaan dokumen daerah," ujarnya.[rgu]






Comments