post image
Net/Foto
KOMENTAR

Kalau zaman yang lalu mendengar kata hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi mungkin terbayang oleh kita penyakit yang sering menyerang pada orang tua atau usia sekitar di atas 40 tahun, namun zaman sekarang ini ternyata hipertensi bisa menyerang anak muda dan remaja.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, hipertensi pada remaja usia 18-24 tahun sebesar 13,2% dan peningkatan jumlah pada usia 26-34 tahun sebesar 20,1%. Jumlah penderita hipertensi berdasarkan karakteristik tempat tinggal yaitu perkotaan lebih besar yaitu 34,4% dibandingkan dengan pedesaan yaitu sebesar 33,7%. Hipertensi yang terjadi pada anak-anak dan remaja adalah termasuk hipertensi primer dimana penyebabnya adalah kemungkinan besar dipengaruhi oleh faktor keturunan (genetik) atau gaya hidup yang tidak sehat, atau kombinasi keduanya.

Lantas apa saja yang menjadi faktor yang dapat menyebabkan fenomena hipertensi pada remaja dan anak muda saat ini :

1. Faktor genetik

Anak yang berasal dari keluarga yang memiliki riwayat orang menderita hipertensi lebih besar kemungkinannya untuk mendapatkan warisan penyakit hipertensi dari orang tuanya. Genetik menjadi penyebab satu satunya pada anak-anak muda yang memiliki hipertensi tapi tidak ada masalah medis yang jadi pemicunya dan gaya hidupnya juga tidak berisiko.

2. Obesitas

Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), kasus obesitas mengalami peningkatan meningkat 2 kali lipat di masa kini. Dimana 3 dari 10 dewasa muda di dunia menderita obesitas. Terjadinya peningkatan kasus obesitas ini menjadi salah satu penyebab dan faktor resiko untuk terjadinya penyakit hipertensi pada anak muda yang mulai menyebar kasusnya saat ini. Memiliki kelebihan berat badan ditambah kurangnya aktivitas fisik pada anak muda menjadi pencetus yang sangat beresiko untuk terjadinya hipertensi.

3. Kurang olahraga

Olahraga bagi beberapa anak muda saat ini belum menjadi lifestyle dan kebiasaan sehari-hari, dimana olahraga berfungsi bagi tubuh untuk dapat meproduksi hormon yang  melemaskan pembuluh darah sehingga membantu menurunkan tekanan darah. Semakin sedikitnya aktivitas fisik atau olah raga seseoranf maka semakin banyak pula lemak yang tertimbun di tubuh sehingga mengakibatkan bertambahnya berat badan. Jumlah berat badan yang terus meningkat dapat beresiko untuk terjadinya obesitas yang juga menjadi salah satu penyebab terjadinya  hipertensi. Ditambah lagi dengan maraknya aplikasi online yang memungkinkan para penggunanya dapat memesan makanan, melakukan pengiriman barang dan mobilisasi dari satu tempat ke tempat lainnya hanya dengan menggunakan jari dan gadget yang ada dalam genggaman menjadi salah satu pencetus kurangnya aktivitas secara fisik pada anak muda kini.

4.Tidak memiliki Kebiasaan Cek Kesehatan Secara Berkala

Anak muda sering dan kebanyakan menganggap hipertensi hanya terjadi pada golongan orang tua saya, ini menjadi salah satu alasan mengepa anak muda saat ini jarang bahkan cenderung enggan memeriksakan kesehatannya secara berkala terutama melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala. Sementara menurut kesehatan, melakukan tindakana pencegahan terhadap penyamkit hipertensi adalah salah satunya melakukan pemeriksaan tekanan darah dimulai pada usia 20 tahunan.

Pemberian edukasi dan informasi mengenai penyebab hipertensi dan komplikasi penyakit yang akan timbul akibat hipertensi pada anak muda saat ini sangat penting, agar sedini mungkin anak muda saat dapat menyadari dan dapat melakukan tindakan pencegahan terhadap penyakit hipertensi.[krm]

UNICEF: 700 Juta Balita Di Dunia Alami Gizi Buruk

Sebelumnya

Minuman Herbal Pereda Sakit Maag

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Kesehatan