Selasa, 25 Februari 2014 , 21:25:00 WIB

Medan Tuan Rumah Rakernas Ikatan Sarjana Melayu Indonesia

Laporan:

Pengurus Besar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PB ISMI) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) selama 4 hari di Medan, mulai Rabu 26 Februari hingga Sabtu 1 Maret 2014 mendatang.

Selain menyusun agenda kerja strategis, PB ISMI akan menandatangani kesepahaman (MoU) dengan sedikitnya 10 lembaga pendidikan dalam Program Melayu Peduli Pendidikan.

Hal tersebut dikatakan Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Rakernas PB ISMI, Dr H Arifinsyah, MA saat beraudiensi dengan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Tengku Erry Nuradi di kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Selasa (25/2/2014). Turut hadir sejumlah Pengurus PB ISMI diantaranya Prof DR Ilmi Abdullah, MSc.

"Dalam Rakernas, akan hadir perwakilan Pengurus Wilayah ISMI dari berbagai daerah di Indonesia. Khusus untuk wilayah Sumut, sudah dapat dipastikan akan hadir 10 Pengurus Daerah ISMI. Diskusi nantinya akan mengupas program kerja yang bermuara mewujudkan Sumut sejahtera dan berdaya saing," tambah Arifinsyah.

Sementara Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) yang juga selaku Ketua Umum PB ISMI, Tengku Erry Nuradi, menyatakan, Rakernas PB ISMI di Medan diharapkan dapat menelurkan program kerja yang cerdas dan tepat guna. Tidak hanya bermanfaat bagi generasi muda Melayu, namun juga bagi seluruh masyarakat lintas etnis.

"Banyak tokoh-tokoh Melayu yang produktif di bidangnya masing-masing. Bahkan sebagian dari tokoh Melayu itu adalah konseptor. Mereka ini akan kita rangkul agar dapat menyumbangkan pemikirannya demi pembangunan, baik untuk pembangunan Sumut maupun di daerah masing-masing," papar Erry.

Menurut Erry, salah satu fokus diskusi yang layak diulas adalah pengembangan wilayah di daerah pesisir, baik pesisir Timur maupun pesisir Barat Sumatera. Selanjutnya akan bergeser pada wilayah lain di Sumut.

Erry menambahkan, penandatangan MoU dengan sejumlah perguruan tinggi dalam Program Melayu Pendidikan merupakan salah satu upaya untuk memberikan jaminan pedidikan bagi generasi muda yang mendiami daerah pesisir.

"Program Melayu Peduli Pendidikan dalam memberikan keringanan biaya pendidikan sebesar 50%, tetapi ada juga yang memberikan biaya pendidikan secara gratis," sebut Erry.  

Lebih lanjut Erry menyebutkan, PB ISMI harus mampu membangun jaringan kerja yang lebih produktif dan inovatif bagi semua kalangan, lintas etnis dan kelompok, demi tujuan bersama yakni menuju Indonesia Unggul bermartabat. [ded]



Comments