post image
KOMENTAR
Tak seperti di tempat muasal ceritanya, "kesaktian Kakek Sarung" tak berlaku di Kota Medan. Kegemparan yang ditimbulkan kedahsyatan cerita sang kakek nampaknya berakhir dengan kemenangan kemampuan filter yang dimiliki sebagian besar warga Medan.

"Mau ngapain Kakek Sarung ke Medan? Mau ke mall?" ledek Tiurma Nainggolan, warga Jalan Sungai Belutu, Medan.

Menurut Tiur, kisah Kakek Sarung yang sempat meneror warga Medan sekitar sepekan benar-benar sebuah ironi keadaan. Pasalnya, warga yang kini tengah dikacaukan dengan berbagai persoalan hidup kembali dihadapkan pada isu-isu yang lucu.

"Barangkali ini (cerita Kakek Sarung, red) hiburan, Bang. Ditengah kesulitan hidup di kota Medan, dimana premanisme dan kemacetan merajalela, Kakek Sarung sengaja diciptakan untuk melepaskan kepenatan. Semacam pijat refleksi," kata alumni fakultas MIPA Unimed ini.

Hal yang sama juga dilontarkan Charles Simanungkalit. Ketika ditemui MedanBagus.Com, di tempat usahanya di tepi jalan Ring Road. Penjual es kelapa ini merasa bahagia dengan kehadiran Kakek Sarung.

"Gara-gara Kakek Sarung, orang jadi betah duduk lama-lama. Lumayan bang, biasanya mereka hanya sekdar singgah dan membeli segelas. Karena Kakek Sarung, mereka jadi memesan lagi," ujar Charles.

Meski tak mempengaruhi keuntungan hasil penjualan secara signifikan, namun tak dipungkirinya kisah Kakek Sarung itu menimbulkan efek.

"Bayangkan aja bang, di tongkrongan manapun, Kakek Sarung jadi bahan pembicaraan. Kalau sudah ngomong Kakek Sarung kan nggak cukup se-jam," ujar dia.

Kisah Kakek yang mencari pesugihan dengan membagikan kain sarung  kepada warga yang ditemui berawal dari Langkat. Petualangan Sang Kakek pun dengan cepat bergerak ke Binjai. Di kota rambutan itu, Kakek Sarung sempat menjadi teror selama berbulan-bulan. Kehadirannya melengkapi bahan diskusi mengenai batu akik yang sedang marak.

Beberapa waktu lalu, popularitas Kakek Sarung sudah disebarluaskan media lokal Medan. Selama sepekan, Kakek Sarung dipajang. [hta]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Komunitas