post image
Donny Kris Puriyono
KOMENTAR


Pesta wirausaha Sumatera Utara 2019 menghadirkan Donny Kris Puriyono sebagai salah satu pemateri pada sesi Business Class di Gedung Pusat Promosi Dagang UKM PRSU Medan, Jalan Gatot Subroto, Selasa (08/10).

Donny Kris adalah pemilik PT WinnerTech Lintas Nusa dan pendiri bisnis oleh-oleh Malang Strudel. Dari hobi mengotak atik komputer bekas yang dibelikan ayahnya, kini Donny sukses berbisnis komputer dan kuliner.

Dihadapan peserta Donny menyampaikan kisah awalnya membuka usaha. Sewaktu kuliah, Donny membuka usaha di bidang komputer. Berbekal modal Rp 1 juta Donny dan tiga teman kampusnya membuka jasa rakit komputer, pengetikan hingga desain. Di sisi lain, Donny punya kesibukan sendiri membuka kursus komputer untuk anak SMP.

Tapi, kongsi dengan tiga temannya bubar di tengah jalan gara-gara tidak satu visi lagi. Donny akhirnya meneruskan usaha toko komputer seorang diri, sambil tetap kuliah dan memberi les komputer.

Berangkat dari antusiasme itu, ia menciptakan berbagai macam perangkat lunak alias software untuk kebutuhan pendidikan. Mulai software laboratorium bahasa, perpustakaan, hingga manajemen sekolah yang membantu pengaturan akademis.

Seiring permintaan yang semakin banyak, termasuk dari wilayah Barat Indonesia, Donny lantas membuka kantor cabang di Jakarta pada 2012 lalu. Sementara bengkel kerja (workshop) dan gudang ada di Malang. Total karyawannya sekarang sekitar 100 orang.

Saat ini, kliennya lebih banyak sekolah, mulai sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi. Untuk pemasaran, dia menggandeng perusahaan-perusahaan distributor alat peraga, baik skala nasional maupun internasional. Jumlah mitra WinnerTech kini ada ratusan.

Di balik suksesnya, ternyata Donny berulang kali merugi lantaran kena tipu. Pada 2012 Donny mencoba melebarkan sayap bisnis dengan membuka toko oleh-oleh khas Malang. Ide bisnis datang saat dia di Padang dan melihat banyak toko oleh-oleh besar yang dimiliki pengusaha Malaysia.

Dony saat memberikan kelas menyampaikan bahwa ia selalu berusaha berpikir soal efisiensi. Langkah ini akan memberikan dampak yang bagus.

Donny mengajak pengusaha oleh-oleh Denni Delyandri dan aktor Teuku Wisnu berkongsi mendirikan toko oleh-oleh khas Malang “Malang Strudel” pada Desember 2014.

Sesuai namanya, tokonya menjual strudel. Strudel yang merupakan kue lapis berisi buah-buahan, berasal dari Austria, namun bahan bakunya menggunakan buah-buahan khas Malang. Donny mengincar pasar menengah atas.

Berkat pemasaran yang serius di media sosial, Malang Strudel berkembang pesat.Berawal dari satu gerai berukuran hanya 2×5 meter, kini Malang Strudel berbiak menjadi delapan outlet. Semua gerai ada di Malang, dengan jumlah karyawan mencapai 300 orang.[dar]

DANA dan JNE Bersinergi Dukung Akselerasi Ekonomi Digital Indonesia

Sebelumnya

Masihkah Bisnis Fashion Menjanjikan?

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Ekonomi