post image
KOMENTAR
Pedagang buku di Lapangan Merdeka sudah digusur demi memudahkan terlaksananya lokasi parkir city check in bagi calon penumpang yang hendak menuju Bandara Kualanamu.

Namun rencana pelayanan city check in, berupa boarding menjelang keberangkatan penumpang tersebut, gagal terealisasi sesuai target. Pasalnya, skybridge dan lapangan parkir di Lapangan Merdeka tersebut tak kunjung selesai padahal soft launching Bandara Kualanamu sudah mulai diterapkan Kamis (25/7/2013) besok.

Pengelola Kereta Api (KA) Bandara Medan menuju Kualanamu International Airport (KNIA) Deliserdang, PT Railink, menyatakan city chek in baru bisa beroperasi akhir tahun ini. Penyebabnya, selain belum adanya prosedur dan sistem yang ditetapkan, perangkat pendukung lainnya pun belum rampung.

"Kalau KA Bandara menuju Kualanamu kita pastikan siap dan dapat beroperasi bersamaan dengan operasional bandara pada 25 Juli nanti. Namun untuk pelayanan city check in, secara bertahap akan kita lakukan, untuk saat ini masih belum bisa," kata Dirut PT Railink Fadil beberapa waktu lalu.

Pemerhati Lalu Lintas Kota Medan, Bakti Alamsyah menilai, belum siapnya skybridge dan lapangan parkir di Lapangan Merdeka itu akan membuat arus lalu lintas di sekitar kawasan tersebut menjadi macet. Apalagi, awalnya hanya kereta api menjadi akses satu-satunya menuju Kualanamu.

"Jalan tol belum selesai, jadi kereta api akan menjadi akses resmi satu-astunya ke bandara itu. Keadaan ini membuat masyarakat akan tumpah di stasiun kereta api Lapangan Merdeka dan timbulkan kemacetan mengerikan," jelasnya.

Mengantisipasi kemacetan, Dinas Perhubungan Pemko Medan mengambil langkah alternatif dengan melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Stasiun, Jalan Jawa, Jalan Bukit Barisan hingga ke Jalan Balai Kota. [ded]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Komunitas