post image
KOMENTAR
Niat Oreima Films memproduksi film biografi Likas beru Tarigan kesampaian. Paling tidak hal itu dibuktikan dengan terlampiaskannya kerinduan masyarakat Karo di Kota Medan yang memadati studio 21 Medan Plasa, Kamis (16/10) malam.

Menurut salah seorang pengunjung yang hadir di acara nonton bareng film 3 Nafas Likas (3NL), Oki Bangun, sejak produksi film Turang pada 1957, film yang bersettingkan Karo praktis tak lagi ditemukan di layar lebar. Hal itu akhirnya melahirkan kerinduan.

"Sejak film Turang, nyaris tak pernah lagi ada film bernuansa Karo yang diangkat ke layar lebar. Hal itu juga yang membuat tiket habis, " ujar lelaki yang mengaku sempat kecewa karena tiket untuk penayangan pukul 19.00 WIB sudah ludes dari meja loket.

Warga Berastagi yang menyempatkan datang ke Medan khusus menghadiri acara nobar 3NL itu juga menambahkan, film arahan Rako Prijanto itu bukan sekadar memperlihatkan panorama dan masyarakat Karo di tahun 1930-an. Meski tak seperti espektasi yang dia bayangkan, namun 3NL berhasil mencuri perhatian warga Karo dimanapun berada.

"Meski tak seperti yang saya bayangkan, tapi saya percaya, film ini bisa mengobati kerinduan. Apa lagi ini film biografi dan sedikit merefresh ingatan orang pada sosok Djamin Gintings," ujar lelaki yang akhirnya menonton 3NL pada penayangan pukul 21.00 WIB.

Sementara, dalam acara yang digelar Pemuda Karo Medan itu, penonton yang sudah membeli tiket tampak dengan ringan tangan kembali mengeruk isi kantung untuk disumbangkan kepada pengungsi erupsi Gunung Sinabung. [hta]

Akhirnya, Nikita Willy Resmi Dilamar Sang Kekasih

Sebelumnya

Rumah Aktor Senior Tio Pakusadewo Digeledah Polisi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Seleb