post image
KOMENTAR
Aksi unjuk rasa super damai 212, akan berlangsung secara serentak di beberapa kota di seluruh Indonesia. Bahkan aksi yang berpusat di ibukota Jakarta, dipastikan akan ramai.

Begitu juga di kota Binjai, ormas Islam seperti FUI dan lainnya yang ada di kota binjai, dipastikan akan turun ke jalan raya dan melakukan di mulai dari mesjid Agung Binjai.

Mereka melakukan longmarch, untuk menuntut Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, untuk segera di penjarakan.

Begitu juga dengan Arabika Rooftop kampung Kuliner. Crew dan relawan mereka juga telah di persiapkan untuk ikut turun sebagai tong sampah berjalan, saat berlangsung aksi unjuk rasa super damai 212 di kota Binjai.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Ahmadi, selaku Owner Arabika rooftop kampung Kuliner Binjai, saat di konfirmasi medanbagus.com, Kamis (1/12) malam.

"Crew Arabika rooftop akan ikut turun sebagai tong sampah berjalan pada aksi 212 di kota Binjai. Semua ini kita lakukan agar saudara sauadara kita yang sedang ikut aksi super damai 212 di kota Binjai mudah untuk membuang sampah, sehingga kita harapkan aksi yang bersih dan suci ini, juga bersih dari sampah sampah yang berserakan," harapnya.

"Kami juga mengundang teman teman relawan lainnya untuk bergabung bersama kami. Silahkan gabung bersama kami, datang aja ke Arabika rooftop untuk ikut pengarahan sebelum aksi 212 di gelar, kami akan bagikan plastik sampah," sambung Ahmadi.

Lebih lanjut di katakan Ahmadi, dalam hal ini relawan siap dan ikhlas di terjunkan sebagai Tong sampah bergerak, dan hal itu merupakan tindakan yang positif. Untuk itu dirinya berharap agar dinas terkait, bisa bekerja sama untuk mengangkut sampah sampah yang telah di kumpulkan oleh para relawan di tempat tempat tertentu.

Ahmadi juga berharap, Para relawan dan crew Arabika rooftop, dalam aksi super damai yang bertugas sebagai "TONG SAMPAH BERGERAK" mempunyai niat yang sama, dan terus mengikuti saudara saudara kita yang mengikuti aksi, agar mudah mengumpulkan sampah dan tetap khidmat mengikuti aksi gelar sajadah ini.

"Kita ingin menyampaikan bahwa agama Islam itu merupakan agama yang rahmatan Lil alamin, sehingga aksi ini akan mulia, dan tidak terkotori oleh sampah sisa," harapnya.

"Dalam aksi super damai ini, kita harus tunjukkan bahwa beginilah sebenarnya cara menyampaikan pendapat di muka umum yang bermartabat dan berakhlak mulia," demikian.[rgu]

PWI Sumut Sembelih 8 Hewan Qurban

Sebelumnya

Sejarah Kurban, Tata Cara Memilih Hewan Kurban Dan Amalan Menjelang Idul Adha

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Ragam