
"Pelaporan itu diharapkan bikin heboh sehingga kasus hambalang dan kemajuan century tidak mendapat perhatian publik karena isu beralih ke laporan Dipo Alam," duga anggota komisi hukum DPR, Eva Kusuma Sundari saat berbincang dnegan Rakyat Merdeka Online, Kamis (15/11).
"Termasuk kasus Grasi Ola yang saat ini dikecam publik," sambungnya.
Tapi, kata Eva menambahkan, jika kemudian pelaporan Dipo Alam tak membuat heboh seperti apa yang ditargetkan, maka bisa saja pelaporan tersebut hanya dijadikan alat kampanye dan pencitraan saja.
"Ini cuma akal-akalan saja," demikian Politikus PDI P ini.
Seskab Dipo Alam malam tadi (Rabu, 14/11) melaporkan tiga Kementerian ke KPK terkait praktik kongkalikong anggaran dengan DPR. Tapi, Dipo Alam tidak menyebutkan tiga kementerian yang dilaporkannya tersebut. [rmol/hta]
KOMENTAR ANDA