post image
KOMENTAR
Manuver Sekretaris Kabinet Dipo Alam melaporkan praktik kongkalikong di tiga kementerian ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diapresiasi Ketua Umum PP Muhammdiyah Din Syamsuddin.

Walaupun dianggap sementara kalangan sebagai surat kaleng karena tidak jelas, namun laporan Dipo Alam itu, menurut Din Syamsuddin, tetap punya nilai strategis dan positif. Dipo, sebutnya lagi, perlu melengkapi laporan itu akan semakin jelas.

Di sisi lain, Din juga menyarankan agar Dipo mau membongkar kasus-kasus lain di sekitar Istana Negara. Termasuk eksistensi dan pengaruh mafia narkoba.

"Pesan saya (laporan Dipo Alam) harus disertai bukti kuat. Kalau tidak nanti bisa fitnah," ujar Din usai Peringatan Milad ke-100 Muhammadiyah di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/11).

Din juga mengatakan bahwa surat kaleng pun ada yang berisi kebenaran. Itu sebabnya di masa lalu pemerintah Orde Baru membuka PO Box 5000 untuk masyarakat.

"Tetapi memang surat kaleng perludiverifikasi lagi," lanjut Din.

"Yang saya dukung adalah langkah membongkar kongkalikong di kementerian itu. Kalau bisa dan mau, Pak Dipo juga membongkardugaan mafia narkoba di Istana," demikian Din. [rmol/hta]

Kegiatan Pengabdian FKM USU Sosialisasi Pemberdayaan Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Melalui Inovasi Healthy Coconut Balm Untuk Meredakan Nyeri Haid Secara Alami Dan Pembentukan Komunitas Srikandi Bahari

Sebelumnya

Terima Audiensi RMOL Sumut, Rico Waas: Perlu Sinergitas untuk Sukseskan Pembangunan Medan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Peristiwa