post image
KOMENTAR
Dewan Perwakilan Rakyat  telah melakukan pemborosan dengan mengalokasikan anggaran pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU). Bahkan untuk satu RUU saja DPR bisa habiskan dana hingga 20 miliar.

Demikian disampaikan Koordinator Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi, beberapa saat lalu (Minggu, 30/12). Uchok membeberkan bahwa anggaran 20 miliar untuk satu RUU APBN kebanyakan dialokasikan untuk kegiatan rapat di hotel-hotel berbintang.

"Rapat-rapat banyak dilakukan bersama badan anggaran DPR dengan biaya sampai Rp1,7 miliar. Untuk pencetakan, penjilidan, panja, tim perumus, itu sampai Rp1,2 miliar," ungkap Uchok.

Uchok menambahkan data anggaran penyusunan RUU di DPR meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data yang dimiliki FITRA, dari tahun 2011 hingga 2012 ada kenaikan hingga 1,9 miliar untuk harga sebuah RUU, baik yang merupakan usulan DPR maupun pemerintah.

"Padahal dari target pemerintah dan DPR tahun 2012 sebanyak 69 RUU, ternyata hanya 30 RUU saja yang sudah mendapat persetujuan pengesahan dari DPR dan menjadi undang-undang," kata Uchok

Uchok menjelaskan salah satu yang ganjil ada pada dana yang dikeluarkan untuk pembahasan RUU usulan komisi I DPR pada 2011 sebesar 8,1 miliar. Pada 2012 menjadi sebesar 9 miliar.

Kemudian, pembahasan RUU di komisi II DPR pun mengalami kenaikan, pada 2011 menghabiskan dana sebesar 7,8 miliar, naik menjadi 9 miliar pada 2012. Hal serupa juga terjadi pada komisi III DPR yang naik menjadi 9 Miliar dari angka sebesar 8,1 miliar pada 2011.

"Hal ini memperlihatkan bahwa harga untuk sebuah draf RUU saja begitu mahal hingga miliaran rupiah dan dasar perhitungannya pun di luar akal sehat," demikian Uchok. [rmol/hta]

 

Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Tingkatkan Keterampilan Menulis Bahasa Inggris Siswa SMK YAPIM Biru-Biru

Sebelumnya

Kegiatan Pengabdian FKM USU Sosialisasi Pemberdayaan Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Melalui Inovasi Healthy Coconut Balm Untuk Meredakan Nyeri Haid Secara Alami Dan Pembentukan Komunitas Srikandi Bahari

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Peristiwa