post image
Ketua DPP PDI-P Megawati Soekarno Putri
KOMENTAR
MBC. Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menyatakan partainya tidak pernah mendzolimi seseorang selama penjaringan calon gubernur di partai yang dipimpinnya. Hal ini disampaikannya ketika menyampaikan pidato politiknya di Acara Pemantapan Pemenangan Effendi Simbolon/Jumiran Abdi, di Hotel Harmes Palace, Sabtu (05/01/2013).

"Mungkin banyak yang berfikir saya diktator dalam penentuan cagub yang akan diusung partai, saya tidak demikian," ujar Megawati.

Megawati mengakui, PDI Perjuangan dituding mendzolimi RE Nainggolan karena tidak memutuskan mengusungnya. Namun menurutnya, hal ini murni sebagai aspirasi seluruh kader PDI Perjuangan yang menginginkan calon gubernur yang diusung berasal dari kader partai.

"Partai sudah memutuskan yang menjadi nomor 1 harus dari kader, jadi mau tidak mau maka kader yang harus dimajukan," lanjutnya.

Seperti diketahui RE Nainggolan memang mendaftar menjadi cagub melalui partai PDI Perjuangan, namun    pada akhirnya partai berlambang kepala banteng tersebut mengusung Effendi Simbolon yang merupakan kader mereka menjadi calon Gubernur Sumatera Utara pada Pilgubsu 2013 ini.[rob]

Kegiatan Pengabdian FKM USU Sosialisasi Pemberdayaan Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Melalui Inovasi Healthy Coconut Balm Untuk Meredakan Nyeri Haid Secara Alami Dan Pembentukan Komunitas Srikandi Bahari

Sebelumnya

Terima Audiensi RMOL Sumut, Rico Waas: Perlu Sinergitas untuk Sukseskan Pembangunan Medan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Peristiwa