Demikian disampaikan oleh Sekda Provsu, Nurdin Lubis dalam rapat pembahasan tentang Pilkada Bupati dan Wakil Bupati di Sumatera Utara di ruangan Beringin Lantai 8 kantor Gubsu Jalan Diponegoro, Medan Senin, (1/4/2013).
Dalam rapat itu masing-masing Ketua KPUD Kabupaten menyampaikan laporannya kepada Sekda Provsu, Nurdin Lubis.
Ketua KPUD Batubara, Khairil Anwar menyampaikan laporannya yang pertama yakni, Untuk Pilkada tersebut, Ketua KPUD Batubara mengakui, sudah menerima dana hibah sebesar Rp 14 Miliar dan akan melaksanakan pemilukada pada 19 September 2013 pada putaran pertama.
"Untuk putaran kedua akan dilaksanakan pada tanggal 14 Nopember 2013," tutur Khairil.
Ketua KPUD Padang lawas, Elfin Hamonangan dalam paparannya tahapan dan anggaran sudah selesai, saat ini menunggu peraturan terkait, sudah melaksanakan seleksi pelaksana untuk tingkat kecamatan, diharapkan untuk kepastian DPT Palas, di daerah Patogu yang berjanji agar segera dikeluarkan E-KTP," katanya.
"Untuk Palas sudah mengagendakan tahapan, putaran pertama pada tanggal 11 September 2013, putaran kedua 7 November 2013," ujarnya.
"Dia harapkan dapat digunakan unttuk pemilukada. Total dana hibah yang di terima yakni, sebesar Rp 16,5 untuk KPU Palas dan merupakan dana hibah," katanya lagi.
Kemudian, Ketua KPUD langkat, Margono Zumintoro menyampaikan laporan berikutnya untuk Pilkada di Langkat. Dia mengatakan, sudah menyusun anggaran dan sudah ditetapkan untuk putaran pertama akan dilaksanakan 16 oktober 2013 dan putaran kedua 12 Desember 2013.
Margono menambahkan, Gonjang ganjing masalah yang beredar di masyarakat karena wacana pemerintah akan mengganti UU.32 tahun 2004, namun hal ini belum terlaksana. Sudah menyurati instansi pusat untuk meminta izin, langkat melaksanakan pemilukada tahun 2013 secara normal.
"Pemkab langkat sudah menganggarkan biaya panwas dan pengamanan pada anggaran pemilukada sejumlah Rp 32,3 M," ujarnya.
Yang berikutnya adalah laporan dari Ketua KPUD Deli Serdang, Yusri Isfa. Dia mengatakan, dijadwalkan rencananya akan dilaksanakan 23 oktober 2013 untuk putaran pertama, sementara, untuk putaran ke 2 dilaksanakan 27 Desember 2013.
"Terkait tahapan sudah pada masa non tahapan di luar jadwal persiapan, total jumlah anggaran yang dibutuhkan KPU sebesar Rp 38 Miliar," ungkap Yusri.
Kemudian, KPUD Tapanuli Utara pun ikut menyampaikan laporannya terkait Pilkada di Kabupaten Tapanuli Utara. Ketua Taput, Yan Pieter Lumban Toruan menuturkan, akan melaksanakan Pilkada 27 maret 2013 dan sudah menetapkan tahapan, program dan jadwal dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2013 untuk putaran pertama, sementara untuk putaran ke-2 yakni, 11 Desember 2013.
"Jumlah total dana hibah untuk Pilkada yakni, sebesar Rp 23 Miliyar," kata Fernando.
Yang terakhir adalah, laporan dari Ketua KPUD Dairi, Delphi Masdiana Ujung. Dia mengatakan, Jadwal pemilukada berrjalan dengan normal tidak ada masalah, bila dipercepat mungkin menimbulkan masalah tersendiri di kabupaten Dairi. Wacana hari-H pelaksanaan akan di laksanakan pada tanggal 28 September 2013 untuk putaran pertama, sementara untuk putaran ke-2 adalah, 10 Desember 2013.
"Anggaran sudah di tampung yakni, dari dana hibah yakni, sebesar Rp 15,5 Miliar, sementara untuk panwaslu Dairi sebesar, Rp 1,5 Miliar, biaya pengamanan masih menunggu rencana anggaran biaya dari polres."
Dia menambahkan, Dairi masih menunggu regulasi/ peraturan dari pusat tentang percepatan pemilukada di Dairi. Tidak akan ada masalah untuk rencana pemilukada serentak maupun dipercepat.
"Disarankan agar tanggal pelaksanaan pemilukada berbeda namun, sepakat dilaksanakan pada tahun 2013," tandasnya. [rob]
KOMENTAR ANDA