Hal itu adalah menjadi misi atau semacam gerakan dari kelompok tertentu untuk mendapat "Bargaining posisition" di partai Matahari terbit itu. Kisruh ini pun akhirnya terdengar hingga ke tingkat DPP.
Demikian, diungkapkan oleh Anggota DPRD Medan Fraksi PAN, Aripay Tambunan kepada MedanBagus.Com di gedung DPRD Kota Medan, Senin (13/5/2013),
"Sebenarnya isu ada kekisruhan di tubuh PAN bukan untuk menaikan citra atau rating partai yang mulai menurun, ini hanya misi dari orang-orang tertentu saja untuk mendapatkan sebuah posisi," ujarnya.
Aripay menambahkan, mengenai isu dicopotnya Ketua DPW PAN Sumut, Syah Afandin (Ondim) yang telah menyebarluas, Ondim beserta jajarannya telah menelaah kebenaran isu tersebut dan ternyata tidak benar.
Menurutnya Ondim, hanya korban ketidaksenangan dari kader yang merasa dirugikan dari keputusan dan rapat pleno internal partai saat menentukan bacaleg- bacaleg yang diusung oleh partai.
"Kalau dari DPP PAN, paling Ondim hanya di berikan teguran dan catatan saja, jadi tidak ada pemecatan disini," imbuhnya.
Disinggung mengenai salah satu Kader yang masih tidak terima atas keputusan partai yakni, Anang Anas Azhar. Bacaleg nomor urut 1 di Dapil Sumut 6 ini menuturkan, bahwa Anang hanyalah sebagai kader biasa bukan sebagai pengurus PAN. Sehingga, kata dia, tidak mungkin kader biasa menggantikan pengurus dalam pencaleg-an.
"Dia itu hanya kader biasa, logikanya saja, apa bisa kader biasa menggantikan pengurus, saya saja tidak mau," tegas Aripay.
Dikatakannya lagi, mekanisme partai dan pleno sudah berjalan. Para pengurus partai adalah pengurus yang memiliki bobot dan masing- masing memiliki pangkat, sehingga dalam verifikasi DCS, ketua dan sekretaris DPW PAN Sumut, tidaklah sembarangan memverifikasi berkas.
"Jadi benar- benar sudah dipikirkan matang- matang, siapa yang pantas dan tidak. Saya rasa ini hanyalah bagian dari dinamika politik yang sedang tinggi karena akan menjelang Pileg, saya rasa wajar. Nanti setelah semua mendapatkan bagiannya, semuanya pasti akan berjalan normal kembali," tandasnya.
Diketahui, Konflik di internal DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumut makin tampak ke publik. Dikabarkan Bara Hasibuan sudah mengantongi Surat Keputusan untuk menggantikan Syah Afandin alias Ondim sebagai Ketua DPW. Ondim adalah adik kandung mantan gubernur Sumut Syamsul Arifin. Namun sejumlah petinggi DPP PAN memilih tak berkomentar terkait isu dicopotnya Syah Afandin alias Ondim sebagai Ketua DPW dan digantikan Bara Hasibuan sebagai Plt Ketua DPW.
Dalam hal ini, Wakil Sekretaris DPW PAN Sumut, Soerkani mengatakan pemberhentian tentang Ketua DPW PAN Sumut H.Syah Afandin SH yang diberhentikan dari jabatannya itu adalah tidak benar. [rob]
KOMENTAR ANDA