Hasil rapat anggota Banggar dengan Menteri Keuangan RI, Menteri PPN-Kepala Bappenas dan Gubernur Bank Indonesia di Gedung DPR, Jakarta, kemarinm pemerintah menyampaikan usulan mereka dan disetujui oleh 6 dari 9 fraksi yang ada di Banggar.
Fraksi-fraksi yang mendukung adalah Fraksi Demokrat, Golkar, PKB, PPP, PAN dan Hanura. Sedangkan sisanya sebanyak tiga fraksi menyetujui dengan catatan-catatan di beberapa pasal. Fraksi yang memberikan catatan dalam RUU APBNP kali ini adalah PDIP, PKS dan Gerindra.
Walau ada persyaratan dari 3 partai itu, Menkeu Chatib Basri optimis opsi kenaikan harga BBM ini bisa berjalan mulus pada hari Senin besok. Pasalnya saat ini mayoritas fraksi telah menyetujui apa yang disodorkan pemerintah.
Karena itu, jelang Rapat Paripurna besok yang menentukan naik atau tidaknya harga BBM, gerakan untuk mengingatkan agar anggota Dewan tetap mengedepankan hati nurani dalam membuat keputusan terus disampaikan.
Sejak kemarin, beredar pesan berantai tentang seruan itu.
''SMS anda menentukan hidup atau matinya 250 juta jiwa Rakyat Indonesia! Kirimkan SMS ke para anggota Komisi XI yang membahas kenaikan harga BBM. Jangan Ragu, Ingat! mereka digaji dari Pajak Rakyat,'' begitu isi pesan singkatnya.
''Ini isi SMS-nya: JANGAN KHIANATI RAKYAT !!! KAMI PASTI TAHU KALAU ANDA ORANG YANG MENOLAK ATAU MENDUKUNG KENAIKAN HARGA BBM dan BLSM.'' INDAHNYA PERBEDAAN!!! Dari Kami Rakyat Indonesia.''
Tak hanya itu, dalam pesan singkat tersebut juga dicantumkan nama-nama anggota Komisi Perbankan dan Keuangan tersebut lengkap dengan nomor telepon genggamnya. Sehingga masyarakat bisa langsung mengirimkan SMS kepada mereka. [ans]
KOMENTAR ANDA