post image
KOMENTAR
Hingga kini operasi razia kenderaan mendadak yang dilakukan Polresta Binjai masih berlangsung.

Operasi yang digelar untuk memburu sisa tahanan Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta yang melarikan diri sejak kebakaran gedung LP itu, dipusatkan di pintu masuk Kota Binjai Km 17.

Sebanyak 60 personil berseragam lengkap dan preman disebar dan memeriksa setiap jenis kenderaan yang akan melintasi Binjai.

Sejauh ini, Polresta Binjai hanya berhasil menemukan sejumlah pelanggaran  yang dilakukan pengemudi kenderaan. Menurut seorang petugas, Iptu Suwandi, pihaknya sudah menegur puluhan kenderaan bermotor. Diantaranya pengemudi yang tidak membawa surat-surat dan mengenakan helm.

"Kita juga fokuskan pencarian ke truk yang melintas dan angkot," ujar dia," kepada MedanBagus.Com, Kamis (11/8/2013) malam.

Sementara, dengan adanya razia dadakan yang digelar itu, jalanan menjadi macet. Pasalnya bukan saja karena adanya pemeriksaan yang dilakukan petugas terhadap pengendara atau penumpang kenderaan bermotor, tetapi juga oleh karena banyaknya pelintas yang memilih berhenti dan memutar arah.

Najamuddin misalnya, warga Diski ini memilih untuk tidak meneruskan perjalannnya ke Binjai kaerena ada operasi dadakan dari kepolisian. Pengendara sepeda motor ini tidak mengenakan helm dan memutuskan berhenti  menjelang perbatasan Binjai-Medan. Najamuddin tidak sendirian, di belakangnya puluhan sepeda motor juga memilih antre dan putar arah. Hal ini membuat jalanan menjadi bertambah macet. [hta]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas