post image
KOMENTAR
Permasalahan pendistribusian beras miskin (raskin) kepada masyarakat seperti tak ada habisnya. Sama halnya seperti Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang amburadul. Hal tersebut dikarenakan pendataan yang masih tumpang tindih.

Seperti yang diungkap warga Kecamatan Medan Amplas di salah satu kolom curhat media massa lokal. Warga mengeluhkan pembagian raskin yang tidak tepat sasaran. Pasalnya masih banyak temuan yang membuktikan, warga mampu secara ekonomi tapi mendapatkan Raskin dan bantuan lainnya dari pemerintah.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Komisi C DPRD Medan A Hie mengatakan, tidak tepat sasaranya pendistribusian raskin di masyarakat disebabkan petugas kelurahan kurang jeli dalam menilai tingkat kelayakan.

 Tidak hanya itu, lemahnya petugas di jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang membidangi urusan tersebut untuk mendata langsung ke lapangan. Sehingga disinyalir ada kongkalikong dari oknum-oknum tertentu.

"Yang biasa mendata kan Kepling, Lurah atau Camat. Kemudian dilaporkanlah ke Pemko yang membidangi ekonomi. Saya khawatir terjadi kongkalikong, atau pun ada data misalnya mengenai warga yang sudah pindah dan meninggal. Ini kan seharusnya dapat diperbaharui, agar tidak tumpang tindih. Sehingga pembagiannya jelas diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ungkap A Hie kepada MedanBagus.Com, Minggu (25/8/2013).

A Hie menambahkan, Mestinya Pemko dapat berkoordinasi dengan mengundang pejabat setempat untuk masalah pendataan warga penerima raskin. Maka dari itu, menurut politisi Demokrat ini, tidak ada gunanya penambahan kuota raskin jika sistem pendistribusiannya belum juga menunjukkan perubahan taraf ekonomi dimasyarakat.

"Jadi tiap bulannya, cenderung masyarakat yang dapat hanya itu-itu saja orangnya, sementara banyak yang kami tahu, untuk masyarakat yang susah malah tidak dapat," katanya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi Camat Medan Amplas Emir Mahbob Lubis mengaku, pendistribusian raskin di kecamatannya sudah sesuai prosedur dan tidak ada diskriminasi. Namun begitu, pihaknya beserta jajaran kelurahan yang ada di Kecamatan Medan Amplas berjanji akan menelusuri setiap permasalahan yang terjadi di masyarakat. Sehingga program bantuan pemerintah ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

"Kami sudah menjalankan program raskin ini sesuai dengan apa yang diperintahkan kok. Jika ada kesalahan, saya akan coba kroscek kembali melalui kelurahan yang ada di wilayah kerja saya," janjinya. [hta]

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Sebelumnya

BMH Bersama PLN UIP SBU Gelar Program Peduli Dengan Menyalurkan 250 Paket Sembako

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas