
Hal ini disampaikannya menyikapi telah dicoretnya 2 nama dari DCT Pemilu Legislatif 2014 untuk tingkat DPRD Kota Medan yakni Saur Raulina Sitorus karena terbukti masih berstatus PNS Aktif serta Caleg Gerindra Yohana Pardede karena meninggal dunia.
"Nomor urut mereka dikosongkan saja nanti, jadi namanya tidak dicantumkan lagi nanti pada surat suara," katanya, Minggu (8/12/2013).
Selain tidak mempengaruhi nomor urut, pencoretan caleg yang kebetulan berasal dari kalangan perempuan tersebut juga tidak akan mempengaruhi keterwakilan 30 persen caleg perempuan pada dapil tersebut. Hal ini karena mereka dicoret setelah masuk dalam tahapan DCT.
"Sesuai SE 824/2013 pencoretan caleg perempuan tidak otomatis menggugurkan caleg parpol di satu dapil meski tidak lagi memenuhi batas minimal 30%," ujarnya. [ded]
KOMENTAR ANDA