post image
KOMENTAR
MBC. Penunjukan ekonom senior, DR Rizal Ramli, sebagai Komisaris Utama Bank Negara Indonesia (BNI) 46 diyakini dapat menyelamatkan perekonomian Indonesia yang makin rapuh.

Dosen Kebijakan Publik Universitas Prof DR Moestopo (Beragama) Jakarta, Lukman Hakim S.sos, Msi berpendapat, ditunjuknya Menteri Koordinator Perekonomian di era Presiden Abdurahman Wahid itu bisa menjalankan konsepsi Trisakti dan Agenda Nawa Cita yang digaungkan oleh Presiden Joko Widodo.

"Presiden Jokowi sadar, dia tidak dapat berharap pada tim ekonomi yang condong ke paham Neo Liberalisme untuk menjalankan konsepsi Trisakti, Nawa Cita dan agenda kesejahteraan Rakyat. Karena itu dia menunjuk RR," kata Lukman Hakim, dalam keterangan persnya, Sabtu (21/3).

Lukman menegaskan, isu mengenai penujukkan doktor ekonomi asal University Boston itu guna membungkam suara-suara kritis sangat tidak masuk akal. Disisi lain, rekam jejak Rizal diyakini sangat mumpuni untuk mengisi jabatan itu.

Dicontohkannya, keberpihakan Rizal pada kemandirian ekonomi, yakni melakukan penyelamatan PT PLN dan berhasil menggaet dana segar sebesar Rp 5 triliun dari Indosat dan Telkom untuk menambal APBN yang jebol, tanpa harus menjual selembar pun saham ketiga perusahaan tersebut.

"Prestasi lainnya, saat menjabat Komisaris Utama PT Semen Gresik, RR berhasil menempatkan di peringkat 10 besar sebagai salah satu BUMN terbaik," tandasnya. [hta/rmol]

Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Tingkatkan Keterampilan Menulis Bahasa Inggris Siswa SMK YAPIM Biru-Biru

Sebelumnya

Kegiatan Pengabdian FKM USU Sosialisasi Pemberdayaan Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Melalui Inovasi Healthy Coconut Balm Untuk Meredakan Nyeri Haid Secara Alami Dan Pembentukan Komunitas Srikandi Bahari

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Peristiwa