post image
KOMENTAR
Kementerian Sekretariat Negara memohon maaf atas kesalahan dalam penulisan undangan pelantikan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dan Panglima TNI. Dalam undangan pelantikan itu, BIN ditulis sebagai Badan Intelijen Nasional.

Permintaan maaf ini disampaikan oleh Deputi bidang Protokol, Pers dan dan Media Sekretariat Presiden, Djarot Sri Sulistyo, dalam keterangan tertulis beberapa saat lalu (Rabu, 8/7). [Foto: RMOL]

Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Tingkatkan Keterampilan Menulis Bahasa Inggris Siswa SMK YAPIM Biru-Biru

Sebelumnya

Kegiatan Pengabdian FKM USU Sosialisasi Pemberdayaan Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Melalui Inovasi Healthy Coconut Balm Untuk Meredakan Nyeri Haid Secara Alami Dan Pembentukan Komunitas Srikandi Bahari

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Peristiwa