Kementerian Sekretariat Negara memohon maaf atas kesalahan dalam penulisan undangan pelantikan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dan Panglima TNI. Dalam undangan pelantikan itu, BIN ditulis sebagai Badan Intelijen Nasional.
Permintaan maaf ini disampaikan oleh Deputi bidang Protokol, Pers dan dan Media Sekretariat Presiden, Djarot Sri Sulistyo, dalam keterangan tertulis beberapa saat lalu (Rabu, 8/7). [Foto: RMOL]
KOMENTAR ANDA