"Yang melakukan penembakan Kanit Intel AKP ZH," katanya sesaat lalu.
Mardiaz menjelaskan, saat ini seluruh petugas yang terlibat dalam penangkapan tersebut sudah menjalani pemeriksaan di Unit Propam Polresta Medan. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan seputar penembakan tersebut apakah menyalahi prosedur atau tidak.
"Apabila ada tindakan unprosedural maka akan ditindak tegas," ujarnya.
Diketahui petugas kepolisian dari Polsek Helvetia mengeluarkan tembakan saat penggerebekan 3 orang warga yang diduga terlibat aksi perampokan. Tembakan tersebut menyebabkan 2 orang warga terluka dan dilarikan ke RSU Sari Mutiara sebelum kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Medan. Polisi beralasan mengeluarkan tembakan peringatan untuk membubarkan kerumunan warga yang berusaha menghalangi petugas saat hendak mengamankan target buruannya.[rgu]
KOMENTAR ANDA