post image
KOMENTAR
Peluru yang melukai dua orang warga bernama Junaidi (35) dan Aprilianto Andreas (14) warga Jalan Sumarsono/Karya VII disebut berasal dari senjata milik Kanit Intel Polsek Helvetia AKP ZH. Hal ini disampaikan Kapolresta Medan, Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto saat ditemui di Mapolsek Helvetia, Medan, Senin (20/7/2015).

"Yang melakukan penembakan Kanit Intel AKP ZH," katanya sesaat lalu.

Mardiaz menjelaskan, saat ini seluruh petugas yang terlibat dalam penangkapan tersebut sudah menjalani pemeriksaan di Unit Propam Polresta Medan. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan seputar penembakan tersebut apakah menyalahi prosedur atau tidak.

"Apabila ada tindakan unprosedural maka akan ditindak tegas," ujarnya.

Diketahui petugas kepolisian dari Polsek Helvetia mengeluarkan tembakan saat penggerebekan 3 orang warga yang diduga terlibat aksi perampokan. Tembakan tersebut menyebabkan 2 orang warga terluka dan dilarikan ke RSU Sari Mutiara sebelum kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Medan. Polisi beralasan mengeluarkan tembakan peringatan untuk membubarkan kerumunan warga yang berusaha menghalangi petugas saat hendak mengamankan target buruannya.[rgu]

KOMENTAR ANDA