post image
KOMENTAR
Ketua Komisi VI DPR RI, Hafiz Tohir mengingatkan bahwa paket kebijakan ekonomi pertama yang dikeluarkan oleh Jokowi tidak efektif merangsang pasar. Hal ini menjadi peringatan penting bagi Jokowi yang segera mengeluarkan paket kebijakan kedua tentang industri, ekspor dan keuangan.

"Kalau mau dikeluarkan silahkan saja, tapi perlu kami ingat kan bahwa  saat ini yang dibutuhkan pelaku usaha dan industri nasional tidak hanya  paket regulasi dan deregulasi, tapi lebih pada  dukungan riil berupaya stimulus menggelontorkan dana pemerintah untuk meningkatkan kredit di sektor ril ," katanya melalui rilis kepada redaksi, Rabu (30/9).

Disisi lain menurut Politisi PAN ini, perlu diingat bahwa status hutang pemerintah dan swasta saat ini  total sudah mencapai  303 Milyar Dollar. Ini menunjukan sudah  hampir 50 persen dari DSR. Artinya ini sudah mendekati  lampu kuning bahkan ini sudah mulai masuk merah. Pemerintah harus hati-hati betul soal ini.

"Jokowi kan bilang duit kita masih banyak, nah cash money  yang mengendap di bank-bank pemerintah segera digerakkan, bantu itu pelaku usaha dan UKM di sektor produktif dan sektor ril di masyarakat," ujarnya.
[rgu]

AS Dan China Akan Memulai Negosiasi Tarif, IHSG Ditutup Menguat Tipis

Sebelumnya

Kemenkeu Bentuk Dana Siaga Untuk Jaga Ketahanan Pangan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Ekonomi