post image
KOMENTAR
Untuk meredam laju paham komunisme dan sosialisme di Tanah Air, negara harus mendorong semangat entrepreneurship bertumbuh-kembang di kalangan warganya.

Demikian disampaikan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Bahlil Lahadalia, terkait peringatan Hari Kesaktian Pancasila, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 1/10).

"Tidak perlu ada kekuatan militer untuk meredam komunisme dan sosialisme. Cukup galakan saja entrepreneurship atau kewirausahaan. Komunisnya akan mati dengan sendirinya," kata Bahlil.

Bahlil mencontohkan, negara-negara yang kewirausahaannya sangat kuat seperti Jepang, Amerika Serikat, Taiwan, dan negara barat paham komunisme dan sosialisme ini tidak laku. Sedangkan di Cina, dengan adanya liberalisasi dan kekuatan entrepreneurship, sosialisme tinggal kenangan.

"Sedangkan komunismenya mulai tergeser hanya ke sistem politiknya saja. Lama-lama akan hilang dengan sendirinya," demikian Bahlil. [hta/rmol]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Komunitas