Begitu dikatakan anggota Komisi D DPRD DKI, Prabowo Soenirman kepada RMOLJakarta.Com, Rabu (28/10).
"Misalnya, membantu pembangunan di luar daerah dan membuka cabang perusahaan BUMD di daerah yang selama ini menjadi kantong-kantong penduduk ke Jakarta," ujarnya.
Politisi Gerindra itu menyebutkan setidaknya ada dua faktor yang mempengaruhi urbanisasi, yakni penarik dan pendorong.
"Daya tarik itu berasal dari daerah tujuan. Sedangkan pendorong dari daerah asal," jelasnya.
Sementara proyek reklamasi 17 pulau, lanjut dia, justru akan menjadi daya tarik penduduk daerah ke Jakarta.
"Ini bisa menyebabkan masalah lonjakan penduduk," imbuh dia.
Penambahan 5.100 hektar lahan baru akibat reklamasi dinilainya bukan solusi tepat dalam menjawab kepadatan penduduk.
"Siapa yang bisa jamin kalau hanya penduduk Jakarta yang bekerja di lokasi reklamasi? Nyatanya, banyak penduduk dari luar, kota sekitar, yang sampai sekarang bekerja di Jakarta," tandasnya.[hta/rmol]
KOMENTAR ANDA