Suyono dan Asmadi tak menyangka bahwa sosok yang muncul mengendap-endap dan menimbulkan suara keras itu ternyta seekor kura-kura dengan bobot 48 kilogram, dengan panjang tempurung sekitar 70 cm dan lebar 34 cm.
"Saat itu kami berdua sedang duduk-duduk di belakang MTQ, tiba tiba kami mendengar ada suara gledak gleduk, seperti orang menyeret selop," ungkap Suyono (45) sembari mengelus elus kura kura itu.
"Kayaknya dia baru keluar dari parit Paya, yang ada tepat di samping kami duduk," sambung Suyono.
Saat ini reptil raksasa ini disimpan di belakang rumah Asmadi di jalan Bejomuna, Lingkungan IX, Timbang Langkat.
Lebih lanjut di katakan Suyono kepada MedanbBagus.Com, rencananya kura kura ini akan dipeliharanya dulu dan belum ada rencana untuk dijual.
"Belum tau ini bang, rencananya mau di pelihara dulu, belum ada niat untuk dijual, karena kami anggap ini langka," demikian Suyono.[hta]
KOMENTAR ANDA