post image
KOMENTAR
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus menggenjot sosialisasi perluasan kepesertaan. Kali ini, mall yang jadi tempat konsentrasi massa di perkotaan dipilih sebagai target melaksanakan sosialisasi dan edukasi.

"Target kita adalah sosialisasi bagi pekerja formal dan informal. Karena itu, kita akan gelar sosialisasi di 11 mall di 11 kota besar," kata Kepala Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Abdul Latif Algaff di Jakarta, Sabtu (26/11).

Menurut Latif, edukasi dan sosialisasi massif terkait perlindungan sosial tenaga kerja di mall perlu dilakukan, mengingat besarnya potensi pekerja informal seperti pemilik dan penjaga toko. Disamping itu, sosialisasi di mall juga berpotensi menggaet para pengunjung lainnya baik dari kalangan profesional, atlit ataupun pengacara yang datang ke mall di hari libur.

Sosialisasi di mall, lanjut Latif, akan dilaksanakan setiap hari Sabtu Minggu di saat ramai kunjungan. Di Jakarta akan digelar di Gandaria City dan kota lainnya diantaranya mall besar di Jogja, Bandung, Surabaya, Riau, Makassar, Bali, Palembang dan Medan.

Khusus untuk Jakarta, Latif menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan sudah membuka dua Kantor Cabang Pembantu (KPC) di Mal Ambasador dan Cempaka Mas.

"Para pekerja informal antusias dengan program BPJS Ketenagakerjaan meski butuh edukasi yang intensif," terangnya.

Latief pun berharap, para pemilik perusahaan tertib mengikutsertakan pekerjanya dalam program jaminan sosial.

"Jika para pekerja formal sudah tertib ikut serta jaminan sosial, maka akan sangat membantu karena akan jadi rujukan bagi para pekerja informal juga untuk ikut serta dalam BPJS Ketenagakerjaan sehingga melindungi mereka jika mesti menghadapi risiko risiko sosial berkaitan pekerjaan," imbuhnya.

Dari beberapa program BPJS Ketenagakerjaan, Latif menjelaskan, program Jaminan Pensiun menunjukkan lonjakan pesat. Program yang baru di launching tahun 2015 itu diikuti perusahaan aktif peserta jaminan pensiun per Oktober 2016 sebanyak 92.97 perusahaan dengan tenaga kerja tercatat 8.768.241 pekerja.

"Kita optimistis jumlahnya terus meningkat menjadi 11 juta pekerja tahun 2017," kata Latif.

Adapun keseluruhan pekerja aktif yang dilindungi BPJS Ketenagakerjaan baik pekerja formal dan informal mencapai 21 juta pekerja sampai dengan November 2016. [hta/rmol]

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Sebelumnya

BMH Bersama PLN UIP SBU Gelar Program Peduli Dengan Menyalurkan 250 Paket Sembako

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas