post image
KOMENTAR
Politisi PAN, HT Bahrumsyah dipercaya untuk memimpin Pansus Ranperda Kota Medan tentang Izin Pelayanan Sosial Tenaga Kerja (Sosnaker). Hal ini ditandai dengan terpilihnya Bahrumsyah menjadi ketua pansus hasil rapat anggota dewan yang digelar di Ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Medan.

Kepada wartawan, Bahrumsyah, mengatakan langkah awal yang akan dilakukan pihaknya adalah mengevaluasi judul Ranperda. Sebab, katanya, dalam judul masih terjadi penggabungan antara sosial dan tenaga kerja.

"Kita akan sesuaikan judul Ranperda dengan Sistem Organisasi Tata Kerja (SOTK) Pemerintah Daerah. Dalam SOTK antara Pemerintah Daerah antara Sosial dengan Tenaga Kerja sudah menjadi satuan terpisah atau berdiri sendiri. Jadi, kita akan fokus pada Ketenagakerjaan," katanya.

Kemudian, pihaknya juga akan mengevaluasi izin tentang ketenagakerjaan berdasarkan ketentuan UU No. 13 tahun 2003 tentang Tenaga Kerja dan Permenakertrans No. 19 tahun 2012.

"Nantinya kita cenderung kepada pengaturan sistem ketenagakerjaan dan tidak bertentangan dengan ketentuan dan peraturan diatasnya," sebutnya.

Dalam pengaturan sistem ketenagakerjaan itu, sambung anggota Komisi B ini, Ranperda nantinya lebih mengkedepankan kearifan lokal. Sebab, katanya, saat ini banyak warga Kota Medan yang tidak mendapatkan pekerjaan.

"Artinya, banyak warga Kota Medan hanya menjadi penonton di rumahnya sendiri," ujarnya.

Karenanya, tambah Bahrumsyah, dalam Ranperda nantinya dibuat regulasi bahwa setiap pemberi pekerjaan harus memanfaatkan tenaga lokal dari pada luar.

"Ini yang akan diproteksi dalam Ranperda, persentasenya diatur. Selain itu, Ranperda nantinya juga akan mengatur hal-hal yang belum spesifik diatur dalam UU No. 13/2013 dan Permenakertrans No. 19/2012, seperti tenaga outsourcing dan PKWT. Hal ini yang akan kita pertegas dengan tidak melanggar peraturan diatasnya," pungkasnya.[rgu]

Apple Kembali Alami Kenaikan Pendapatan, Kecuali di China Raya

Sebelumnya

Upaya Preventif Kesehatan Remaja Melalui Edukasi dan Praktek Budi Daya Jahe Merah

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Peristiwa