post image
KOMENTAR
Kelompok Tani Hutan Alam Jaya binaan PT Toba Pulp Lestari di Kabupaten Dairi mulai melakukan ekspansi tanaman dari jenis holtikulutra menjadi tanaman buah seperti jeruk. Sebelumnya tanaman mereka lebih banyak pada sayuran seperti cabai dan juga tanaman kebun seperti kopi.

Ketua Kelompok Tani Hutan Alam Jaya, Pardomuan Nainggolan mengatakan ekspansi ke tanaman buah ini mereka mulai karena melihat prospek yang sangat besar, pasokan buah jeruk dipastikan berkurang akibat rusaknya tanaman petani di Kabupaten Karo yang terkena abu dari erupsi Sinabung. Memanfaatkan dana Corporate Social Respobsibility (CSR) dari PT TPL, mereka akhirnya berhasil membeli jeruk dengan kualitas unggul.

"Kehadiran perusahaan dalam hal ini TPL yang membantu menyediakan bibit jeruk sesuai permintaan kami sangat mempengaruhi hasil panen jeruk petani di Dairi. Kami bersyukur diberi 5 ribu bibit jeruk yang berkualitas tinggi dari perusahaan,” ujar Nainggolan.

Menurutnya, dengan luas lahan kelompok yang berkisar 5 Ha, bibit jeruk bantuan TPL yang sudah ditanam kini sudah berumur 3 tahun. "Umur 3 tahun merupakan masa awal panen. Hasil yang didapat berkisar 30 s/d 50 kg/pohon (dalam satu tahun masa panen). Dengan asumsi harga Rp 7 – 10 Ribu/ kg dapat dikalikan bahwa 1 pohon mencapai ratuasn ribu rupiah dan dikalikan dengan jumlah seluruh pohon bantuan maka hasilnya mencapai ratusan juta rupiah. Dengan pemeliharaan rutin selama 5 tahun, tanaman dapat menghasilkan 100 Kg setiap pohon," bebernya.

Begitu pula dengan Jahutar Sigalingging, salah seorang kelompok tani lainnya mengungkapkan, rasa syukur akan kehadiran perusahaan di daerah mereka. Dengan bantuan perusahaan kini dirinya mampu mendapatkan perekonomian keluarga yang cukup.

"Di tanah seluas 2.000 meter awalnya saya menanam cabai, kol dan kopi. Hasilnya hanya dapat untuk memenuhi kebutuhan keseharian saja, namun setelah saya menanam jeruk selama 3 tahun ini, hasilnya sungguh luar biasa, tanah saya langsung ditawar untuk dibeli sebesar Rp 150 juta," jelas Jahutar.

Sementarabitu, Direksi Utama PT Toba Pulp Lestari (TPL), Tbk, Mulia Nauli menjelaskan, bahwasanya program CSR digulirkan bertujuan menyentuh langsung masyarakat baik secara sosial, budaya maupun ekonomi. Sehingga dampak positif keberadaan perusahaan langsung dirasakan oleh masyarakat, khususnya yang berdekatan dan bersinggungan dengan aktivitas perusahaan.

"Program CSR TPL bertujuan mengembangkan masyarakat sekitar secara sosial, budaya dan ekonomi sesuai dengan motto perusahaan Tumbuh dan Berkembang Bersama Masyarakat," sebut Mulia Nauli dalam siaran persnya yang diterima, Jumat (24/2).[rgu]

PTI Sumut Apresiasi Langkah Bulog Beli Gabah Petani

Sebelumnya

Selamat, JNE Medan Raih 4 Penghargaan di Indonesia Marketeers Festival 2020

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Ekonomi