post image
KOMENTAR
Fakultas Ekonomi Unimed bekerjasama dengan Kadin Sumut dan Ivan Iskandar Institute mendatangkan Dr. Ing. Ilham A Habibie, MBA untuk mengkaji pentingnya riset terapan dalam mengembangkan UMKM.

Dekan FE Unimed Prof. Indra Maipita mengungkapkan hal itu didampingi Direktur Esekutif Kadin Sumut Hendra Utama, kepada wartawan, akhir pekan lalu, saat melakukan persiapan kuliah umum yang akan dilaksanakan di auditorium Unimed, Kamis 23 Februari.

Hadir bersama mereka Wakil Dekan I FE Eko Wahyu Nugrahadi, Wakil Dekan II La Ane dan Wakil Dekan III Jhonson dan ketua panitia kuliah umum Armin Rahmansyah Nasution. Indra Maipita menegaskan konsep kuliah umum yang digelar kali ini akan berbeda dengan sebelumnya.

"Sebab kita ikut mengundang para pelaku usaha kecil dari luar. Kemudian instansi pemerintah yang menaungi UMKM serta perbankan," jelasnya.

Menurut dia, metode riset terapan dalam pengembangan UMKM tentu sangat dibutuhkan.

Hal itu terkait dengan upaya strategi dan arah yang akan dilakukan untuk menghidupkan pengusaha kecil, jelasnya.

"Karena pada prinsipnya usaha kecil itu harus terus berkembang. Dari mikro ke usaha kecil, kemudian jadi usaha menengah dan selanjutnya masuk kategori besar," katanya

Bagaimana mengembangkannya, kata Indra.

"Tentu harus dikaji lewat metode riset terapan. Kira-kira mau dikembangkan dengan cara seperti apa. Menurut saya kajian Ilham Habibie akan memberikan pencerahan baru terhadap UMKM. Sebagai praktisi dan orang yang lama berkecimpung di dunia usaha pasti tahu akan seperti apa kondisi UMKM di Indonesia," tambahnya.

Dia mengharapkan dengan kuliah umum ini bukan saja membantu para pelaku usaha kecil.

"Termasuk yang ada di lingkungan kampus. Jadi di Unimed sebenarnya sudah banyak juga mahasiswa yang punya bisnis. Kemudian dari sisi kelembagaan pun Unimed melakukan pemberdayaan usaha kecil menengah bekerjasama dengan Dirjen Dikti. Sehingga ada langkah sinkron sebagai upaya memajukan usaha kecil," tuturnya.

Sementara Hendra Utama mengatakan Ilham Habibie yang juga wakil ketua Kadin Indonesia bidang Telematika, Penyiaran, Riset dan Teknologi akan memberi pemahaman tentang metode riset.

"Sebenarnya kajian tentang UMKM ini selalu menarik dengan berbagai fenomenanya. Ada banyak kendala dalam pengembangan UMKM. Kelemahannya bisa berupa modal, sumber daya manusia atau akses pemasaran," kata Hendra.

Dengan metode riset yang nanti akan disajikan Ilham Habibie setidaknya para pelaku UMKM bisa melihat kelemahannya dimana. Lalu apa yang harus dilakukan ke depan.

"Harapan kita, Unimed sebagai tuan rumah akan ikut mengembangkan riset terhadap pengembangan UMKM. Jadi follow up ke depan harus ada. Karena kita pun sebenarnya tidak ingin topik bagus ini hanya wacana," jelasnya.

Dia menyatakan jika saat ini Unimed menjadi tuan rumah metode riset dalam pengembangan UMKM ke depan tentu saja perguruan tinggi ini berperan penting mendorong pengembangan usaha kecil dengan riset.

"Kita bangga kalau misalnya Unimed punya basis riset dalam memacu pertumbuhan UMKM yang," kata dia.

Kerjasama seperti ini, menurutnya, akan mendorong strategi ideal antara perguruan tinggi dengan dunia usaha.

"Artinya riset yang dilakukan di perguruan tinggi nantinya dapat digunakan dunia usaha untuk mendapatkan konsep ideal membantu para pengusaha kecil kita bisa maju," tuturnya.

Rencananya kuliah umum ini akan dihadiri para pelaku usaha kecil, kalangan perbankan, instansi pemerintah, mahasiswa pascasarjana beberapa perguruan tinggi dan civitas akademika Unimed.[rgu]


Anniversary, PT. QIMS Intrasindo Adakan Forum Manajemen 4.0

Sebelumnya

Coronavirus Menggeser Produktivitas Ekspor Indonesia

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Ekonomi