post image
KOMENTAR

Kabupaten karo terus mempersiapkan diri untuk perhelatan Festival Bunga dan Buah yang akan digelar Jumat hingga Minggu (5-7/7) mendatang di Open Stage Taman Mejuah-Juah, Berastagi (Selasa, 2/7).

Menurut Ketua Panitia Acara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karo, Mulia Barus , program dan acara serta persiapan-persiapan Festival Bunga dan Buah Tahun 2019 sudah 90 persen.

"Namun demikian, kami juga menyadari masih saja ada kekurangan panitia, walau demikian kami telah berusaha semaksimal mungkin dan kami selalu terbuka terhadap, ide dan gagasan maupun kritikan yang sifatnya membangun untuk kebaikan pelaksanaan penyelenggaraan tahun-tahun mendatang," ujarnya dalam jumpa pers di Gedung Kesenian Kabupaten Karo, komplek Taman Mejuahjuah Berastagi, Selasa, (2/7).

Sementara itu di tempat yang sama Bupati Karo Terkelin Brahmana menekankan, masukan-masukan maupun gagasan menjadi perhatian serius dari Dinas Priwisata dan panitia, maupun dinas terkait lainnya. 

"Harapan saya, untuk memajukan pembangunan daerah kita, terkhusus pariwisata, hendaknya dinas-dinas lain bersinergi dan berkolaborasi untuk pembangunan Karo, khususnya di bidangnya masing-masing," ujarnya.

Adapun jenis perlombaan yang dipertandingkan di even Festival Bunga dan Buah itu, yakni, Lomba lukis objek wisata, lomba menghias bunga, lomba pakaian pengantin Karo, lomba  video on the spot momen kegiatan, lomba hias kuda tunggang, lomba pawai kontingen, lomba mobil hias, lomba merangkai bunga, lomba tari tradisionil Karo, Lomba mengukir buah sayur, lomba Chef Hotel Resto dan Lomba making Bed Hotel. 

"Kemungkinan Festival Bunga dan Buah tahun 2019 akan dibuka Menteri Pariwisata. Surat sudah disampaikan ke Kemenpar di Jakarta. Termasuk kepada Gubsu Eddy Rahmayadi. Peserta juga ada dari beberapa daerah di luar Karo. Persiapan panitia sudah 90 persen, waktu yang masih tersisa beberapa hari lagi akan segera kita rampungkan" demikian Mulia Barus.[dar]

Pemberian Insentif dan Disinsentif Bangunan Cagar Budaya Kota MEDAN

Sebelumnya

Dayok Binatur, Kuliner Khas Simalungun Resmi Jadi Warisan Budaya

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Budaya