post image
KOMENTAR

Menjadi salah satu narasumber diskusi panel dalam kegiatan Sarasehan Nasional PPI Dunia: Millennial Connect 2020 dengan tema “Aspire to Innovate a Progressive Movement for Indonesia”, Sabtu (8/2/2020), Tokoh Muda Sumatera Utara Zulham Effendi, ST., M.Sc., menjabarkan makna dan urgensi revitalisasi konektivitas pelajar dalam dan luar negeri.

"Kita ingin menjadikan revitalisasi itu sesuatu hal yang sangat penting, ada investment yang harus dibangun, ada hubungan, ada relasi, ada komunikasi, dan ada sosialisasi antara pemuda dalam dan luar negeri", ujarnya.

Menurut Zulham, pelajar atau mahasiswa adalah second generation untuk Indonesia ke depan atau iron stock untuk pembangunan Indonesia ke depan atau leader yang akan memimpin bangsa ini ke depan.

"Maka pelajar Indonesia, baik di luar dan dalam negeri setelah sepuluh tahun terakhir saya pikir sudah mulai gencar melakukan proses merajut kembali, menjalin, dan menyatukan bahwa kita sama yaitu Indonesia, bahwa kita punya ideologi yang sama yaitu pancasila", paparnya.

Untuk itu sambungnya, pelajar atau mahasiswa hari ini harus saling membangun diantara satu dengan yang lain, baik dia transformasi sosialisasi atau sharing diantara kedua belah pihak kemudian membawa teknologi dari luar ke dalam, dan melihat apa yang bisa dikembangkan dari dalam keluar.

"Dahulu itu begitu kuat proses penyerapan dan pengamalan pancasila, sehingga memang benar-benar menjadi suatu penghayatan, dan kesadaran yang berbuah menjadi satu integritas", jelasnya.

Banyaknya kasus korupsi, radikalisme dan yang lain-lain, menurut Zulham akan menggeser yang namanya persatuan tadi, ketika itu muncul maka proses berikutnya adalah bicara masalah kepemimpinan, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat, maka harus dilakukan penguatan ideologi Pancasila menjadi bagian yg utuh dalam kebidupan berbangsa dan bernegara.

"Artinya kita coba mengembalikan bahwa bagaimana membangun bangsa ini, tujuan kita adalah untuk kesejahteraan. Maka harus adanya aktivitas, kemudian belajar dan berusaha, kenapa? karena tuntutan ke depan semakin luar biasa", pungkasnya.

Pada diskusi panel pertama tersebut dengan topik: 'revitalisasi konektivitas pemuda Indonesia di dalam maupun luar negeri untuk mewujudkan milineal pancasila', menjadi narasumber diantaranya: Prof. Dr. FX. Adji Samekto, S.H., M.Hum (Deputi Bidang Pengkajian dan Materi BPIP), Budy Sugandi (Founder Klikcoaching & Ketua Bidang Edupprenuer Rumah Millennials), dan Zulham Effendi, ST, M.Sc. (Kordinator PPI Dunia 2012-2013).

Kurangi Sampah, SMP Negeri 24 Medan Berhasil Membuat Kantin Bebas Plastik

Sebelumnya

Peringatan Milad Ke-48, Doktor Baru Fisip UMSU Sampaikan Orasi Ilmiah

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Pendidikan