Demikian disampaikan pakar psikologi politik, Hamdi Muluk dalam diskusi bertema "Belajar dari Pemilukada Jakarta" di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat (Sabtu, 22/9).
Hadir dalam diskusi itu sebagai pembicara selain Hamdi, Basuki T. Purnama yang akrab disapa Ahok, politikus Golkar Indra J. Piliang dan sejarahwan JJ Rizal.
"Sekarang, di depan seluruh media, mumpung ada Bung Ahok, mari kita salaman dan Ahok berjanji akan terus bekerja bersama rakyat Jakarta sampai 2017," tegas Hamdi sembari meminta berjabat tangan dengan Ahok.
Ahok semula tampak ragu dan menolak uluran tangan Hamdi. Dia sempat berkilah tak akan maju di 2014 karena lantaran tidak punya partai dan calon independen sudah tidak mungkin. Meski begitu, diakahirnya bersedia menjabat tangan Hamdi.
Adanya 'kesepakatan' ini pun segera disambar JJ Rizal yang mencoba ikut meyakinkan dan menagih janji Jokowi-Ahok. "Kalau nyapres Triomacan2000 betul," sindir Rizal disambut tawa oleh hadirin.
Sebagaimana diketahui banyak beredar rumor, salah satunya lewat akun anonim milik @triomancan2000 yang mengatakan Jokowi-Ahok adalah pejabat kutu loncat yang menjadikan posisi gubernur dan wagub Jakarta sebagai batu loncatan menuju 2014.
Ahok selama ini tidak pernah menuntaskan jabatannya. Mulai dari menjabat Bupati Belitung Timur dan DPR RI. Sementara Jokowi, mencalonkan diri sebagai cagub sewaktu masa jabatan Walikota Solo belum habis. [zul]
KOMENTAR ANDA