post image
KOMENTAR
. Swissinfo yang merupakan cabang internasional  dari Swiss Broadcasting Corporation mengutarakan ketertarikan bekerjasama sama dengan media massa Indonesia.

Hal ini diutarakan Direktur Swissinfo, Peter Schibli, kepada Duta Besar RI untuk Konfederasi Swiss dan Keharyapatihan Liechtenstein, Djoko Susilo, yang berkunjung ke Kantor Swissinfo pekan lalu (Rabu, 19/9).

Sekretaris KBRI di Bern bidang Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud) Mohammad Budiman Wiriakusumah, melaporkan bahwa menurut Schibli jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 200 juta, yang merupakan  pengguna media sosial seperti Facebook dan Twitter kelima terbesar di dunia menjadi daya tarik sendiri bagiSwissinfo yang mempunyai tugas untuk memberikan berita tentang Swiss dan juga memberikan Swiss perspektif atas segala kejadian di dunia internasional.

Sedangkan Direktur Marketing Swissinfo, Amr Huber, menjelaskan, bentuk kerjasama yang diinginkan, antara lain adalah saling bertukar berita yang dapat memberikan keuntungan bersama.

Selain itu, media masa Indonesia dapat menggunakan berita hangat yang disajikan Swissinfo sebagai sumber pemberitaan mereka, mengingat masih banyak media Indonesia yang masih belum memanfaatkan meskipun banyak berita terutama yang menyangkut tentang perbankan Swiss yang sangat terkenal dengan kerahasiaannya.

Swissinfo juga tertarik dengan saling tukar menukar berita yang menjadi topik hangat di kedua negara, dan dapat membantu media Indonesia untuk melakukan berita investigasi yang mendalam menyangkut banyak hal seperti politik, ekonomi, perbankan, budaya dan berita lainnya.

Sementara itu, Dubes Djoko Susilo yang mantan wartawan mengutarakan sudah ada beberapa media cetak, online maupun TV dan radio Indonesia yang tertarik tawaran Swissinfo. Ia berharap kerjasama antara media kedua negara meningkat pula hubungan antara Indonesia-Swiss.

Dalam kunjungan ke Swissinfo Duta Besar Djoko Susilo yang didamoingu Fungsi Pensosbud KBRI Bern, Oktavia Maludin yang dalam akhir kunjungannya berkesempatan secara langsung meninjau ruangan redaksi bahasa Inggris sambil mendengarkan proses pengolahan berita.

Swissinfo juga berjanji untuk membantu KBRI Bern untuk memberikan data-data yang diperlukan dalam membuat pemberitaan politik, ekonomi, sosial dan budaya di negara yang berpenduduk sekitar 7,5 juta jiwa. [ysa]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Komunitas