Film ini berceritakan tentang persahabatan yang terjalin antara Malaysia dan Indonesia. Mereka berteman lantaran merasa satu nasib.
"Film ini bercerita tentang sekumpulan anak-anak senasib karena berbulan-bulan melaut. Akhirnya berteman dan melawan perompak jahat. Dan film ini sebentar lagi akan promo di Amerika," ujar Director Film Ocean Home Not Alone, Arvin I Miracelova di sela-sela launching itu di Gedung Direktorat Film, MT Haryono, Jakarta (Jumat, 19/10).
Film ini melibatkan para siswa-siswi SMK 1 Cibinong dan Universitas Islam Negeri baik dalam produksi maupun aktor serta artis-artisnya.
Arvin berkeinginan menerapkan komuniti base, dimana sama-sama bisa memproduksi dan menikmati film bersama. Selain itu dia juga berkeinginan membuat film sepanjang masa.
"Saya mempunyai visi untuk membuat film abadi yang bisa ditonton tidak hanya beberapa bulan. Tapi masih bisa tetap diminati berpuluh-puluh tahun, 10 tahun ataupun 20 tahun mendatang," paparnya.
Arvin yakin keinginannya itu akan terwujud melalui Film Ocean Home Not Alone lantaran film memadukan berbagai unsur.
"Ada drama anak, ada romansa anak-anak, komedi, musikal, dan memadukan unsur tarian Indonesia. Kita ingin menunjukkan komunitas indie itu bisa lebih baik dari sisi musik dan tarian," terangnya.
Sementara Junior Direction, Arliyanda, dari SMK 1 Cibinong merasa senang turut dilibatkan. "Senang. Ini kan pertama kalinya saya dilibatkan. Semoga film ini banyak diminati," harap Arli yang masih duduk di bangku kelas dua SMK ini.
Sementara itu Anggota Komisi X DPR, Arbiba Baharuddin yang juga turut hadir dalam launching film ini merasa sangat bangga.
"Saya sangat mengapresiasi adanya film Indie ini. Apalagi sampai diputar diluar negeri ya dan diperankan oleh adik-adik. Ini merupakan salah satu sarana untuk anak muda berprestasi," demikian Arbiba. [rmol/hta]
KOMENTAR ANDA