post image
KOMENTAR
MBC.  Komitmen pemerintah harus dipertanyakan dalam menanggulangi kasus narkoba. Selain kasus korupsi kasus peredaran narkoba juga sudah menjadi ancaman terbesar keberlangsungan bangsa ini.  

"Soal narkotika ini kelihatan sekali komitmen pemerintah lemah. Ini terlihat dari pemberian-pemberian grasi oleh presiden menimbulkan kekecewaan yang luas dimasyarakat," tegas pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra, usai menghadiri peuluncuran buku "Republik Galau, Presiden Bimbang, Negara Terancam Gagal" di kantor YLBHI, Jakarta, Sabtu (21/10)

Padahal, menurut Yusril, berbagai peristiwa yang terjadi seperti pengendara yang menabrak pejalan kaki, tawuran pelajar yang berujung pada hilangnya nyawa, berawal dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang (narkoba).

"Kalau ada tekad yang kuat dari pemerintahan, (peredaran narkoba) harus dibersihkan dari dalam termasuk adanya kemungkinan aparatur negara terlibat dalam hal ini atau menjadi konsumen (narkoba) harus dibersihkan," ungkap Yusril.[rmol/hta]

KOMENTAR ANDA