Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Federasi Rusia Sergei Lavrov dalam pertemuan dengan dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia, Djauhari Oratmangun di Kementerian Luar Negeri Federasi Rusia.
“Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Indonesia yang telah mendukung kami sebagai Ketua APEC Russia 2012,” kata Menlu Lavrov.
Menurut Menlu Lavrov, Indonesia merupakan mitra penting bagi Rusia, seiring dengan meningkatnya kerjasama bilateral dan peran keduanya dalam berbagai kerjasama regional, seperti East Asia Summit (EAS), ASEAN Regional Forum (ARF) dan forum G-20. Pada tahun 2013 Rusia akan menjadi ketua G-20 dan mengharapkan mengharapkan dukungan penuh Indonesia.
Sementara itu, menyinggung hubungan bilateral, Menlu Lavov mencatat adanya peningkatan kerjasama yang signifikan di berbagai bidang, terutama ekonomi, perdagangan dan investasi. Berbagai proyek telah dipersiapkan untuk dimonitor dan diimplementasikan, seperti pertambangan nikel dan pembangunan jalur kereta api di Indonesia.
Kerjasama di bidang pendidikan, Menlu Lavrov berharap agar jumlah mahasiswa Indonesia yang studi di Rusia semakin meningkat di masa mendatang, termasuk kemungkinan Kemlu RI mengirimkan diplomat-diplomat juniornya untuk studi di berbagai perguruan tinggi terkemuka di Rusia.
Pertemuan antara Dubes Djauhari dan Menlu Lavrov ini merupakan fenomena menarik. Jarang sekali Duta Besar negara sahabat diterima Menlu Rusia ini karena begitu padatnya agenda Menlu. Biasanya pertemuan-pertemuan dilakukan dengan Wakil Menlu.
“Hal ini menunjukkan indikasi positif dalam meningkatkan berbagai bentuk kerjasama dan menempatkan Indonesia ke posisi yang lebih penting bagi Rusia”, kata Dubes Djauhari.
Pertemuan Dubes Djauhari dengan Menlu Lavrov dihadiri pula oleh Wakil Menlu Igor Morgulov dan Duta Besar yang baru Federasi Rusia untuk Republik Indonesia Mikhail Galuzin. Pertemuan tersebut sekaligus melepas Mikhail Galuzin yang akan bertugas di Indonesia dalam waktu dekat.[rmol/hta]
KOMENTAR ANDA