post image
KOMENTAR
MBC. Mantan Kasad Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu turut memperingati Hari Pahlawan 10 November di areal Islamic Center Kabupaten Waykanan, Lampung, bersama para guru, pelajar dan warga setempat.

"Seluruh kepala sekolah, pengawas sekolah dan pelajar tingkat atas di Waykanan juga menjadi peserta apel Hari Pahlawan kali ini bersama Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Waykanan Gino Vanollie, di Blambangan Umpu, Waykanan, saat dihubungi dari Bandarlampung, Sabtu.

Kegiatan napak tilas Ryacudu juga digelar dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda 28 Oktober, Hari Pahlawan 10 November, sekaligus untuk menghormati Mayor Jenderal (Purn) Musanif Ryacudu yang lahir di Mesirilir, Kabupaten Waykanan, Lampung 28 Februari 1929 dan meninggal 6 Maret 1987.

Kegiatan tersebut berlangsung mulai Kamis (8/11) sampai dengan Sabtu (10/11).

Selama 63 tahun, Musanif Ryacudu berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia, antara lain ikut dalam Operasi Penumpasan DI/TII (Garut-Tasik Malaya, Jawa Barat) 1951-1952. Kemudian, operasi penumpasan DI/TII di Aceh Tenggara 1945-1955, Operasi Penumpasan PRRI Permesta Jambi 1958, Operasi teritorial Jawa Tengah dan Jawa Barat 1960-1961, Operasi Pembebasan Irian Barat, G30S-PKI dan operasi penumpasan gerombolan Irian Barat 1967-1969.

Perjuangan Ryacudu selalu terkait dengan operasi penumpasan pemberontakan yang bertujuan mempertahankan kemerdekaan Indonesia saat itu.

Oleh karena itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat merefleksikan kembali semangat perlawanan para pejuang dalam mengusir penjajah serta meluruskan dan mempertegas sejarah kebangkitan dan semangat kepahlawanan para pejuang dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

Kegiatan "Napak Tilas Ryacudu" biasa diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Waykanan bersama dengan DPD KNPI setempat.

Setelah apel, Ryamizard yang juga Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) akan melakukan ramah tamah, berbagi semangat nasionalisme dan keindonesiaan dengan peserta "Napak Tilas Ryacudu" dan peserta upacara di Rumah Inspirasi yang merupakan kediaman pribadi Bupati Bustami Zainuidin. [ant/hta]

KOMENTAR ANDA