post image
KOMENTAR
Ini peringatan keras buat para orang tua yang lalai. Berhati-hatilah terhadap anak anda di sekolah agar terhindar dari kasus pencabulan dan pemerkosaan.

Terbukti, Kamis malam, Sat Reskrim Polresta Medan mengamankan pelaku cabul, CP (23), warga Pasar X, Tembung, Percut Seituan. Diduga pelaku mencari mangsanya dengan cara menjemput korban dari sekolahnya.

Tak tanggung, korban yang menjadi sasaran tersangka ini lebih dari satu orang. Tak hanya dicabuli, korban bahkan diperkosa.

Informasi yang diperoleh dari Sat Reskrim Polresta Medan, tersangka cabul, CP sehari-harinya sebagai penarik becak motor (betor). Saat  menjalankan niat busuknya, pelaku berpura-pura menjemput korban dari sekolah.

Diiming-imingi diantar pulang dengan betor, selanjutnya pria itu mencabuli di suatu tempat. Setelah melampiaskan nafsunya, para korban di pulangkan sebelum sampai rumah.

Diduga korban dari kebejatan tersangka sudah lebih dari satu orang. Pasalnya menurut sumber di kantor polisi, pengakuan tersangka saat diiintrogasi telah melakukan pencabulan terhadap dua korban. "Menurut tersangka saat diintrogasi korbannya sudah dua orang," katanya.

Keterangan seorang kakek salah satu korban, yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, cucunya dicabuli pada tiga hari yang lewat. Cucunya yang berinisial S (9), warga Jalan Selam V, Mandala, dicabuli oleh tersangka yang bekerja sebagai penarik betor.

Sebelum dicabuli, cucunya yang duduk dibangku kelas 5 SD itu dijemput dari sekolahnya. "Saya dapat kabar pencabul cucu saya telah ditangkap, makanya saya datang kemari," jawab kakek tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Moch Yoris Marzuki SIK, belum mau memberi keterangan. " Kalau ada perkembangan, akan saya kabari," ujarnya. [ded]

KOMENTAR ANDA