MBC. Kelompok petani yang berjalan kaki dari Jambi dan berniat untuk menemui Presiden SBY di Istana Negara, bermalam di Gedung Tenis Indoor, Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Hari ini, (Sabtu, 5/1) aksi jalan kaki petani memasuki hari ke-25.
Dinihari tadi, pada sekitar pukul 03.00 WIB, para petani terbangun mendadak karena mobil bak yang digunakan untuk mengangkut logistik mendadak terbakar. Evakuasi seluruh peserta berhasil dilakukan dan api berhasil dipadamkan petugas Damkar pada pukul 03.29 WIB.
"Belum diketahui penyebab kebakaran, tapi menurut saksi mata api menyala dengan cepat dan membakar bagian bak mobil," terang pendamping petani, Ketua Komite Pimpinan Pusat Serikat Tani Nasional, Yoris Sindu Sunarjan, dalam pesan singkat kepada wartawan, Sabtu (5/1).
Menurut laporan dari saksi, lanjut dia, mereka melihat dua orang kabur meninggalkan mobil yang terbakar tersebut dengan menggunakan sepeda motor.
Di mobil yang terbakar ditemukan botol bom molotov dan sudah dibawa petugas Polres Tulang Bawang.
Aksi jalan kaki 1.000 Km petani untuk mendukung perjuangan kaum tani Jambi lainnya yang sudah 49 hari berkemah di depan Kementerian Kehutanan dan menuntut Presiden Susilo Bambang Yudoyono dan Wakil Presiden Boediono menegakkan Pasal 33 UUD 1945. Selain itu, melaksanakan UU PA 5/1960, pengembalian tanah Suku Anak Dalam, Petani Mekar Jaya dan Kunangan Jaya II.
Petani menuntut juga Presiden untuk segera mencopot Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan. [ald/ans/rmol]
KOMENTAR ANDA